Page 56 - e-KLIPING KETENAGAKERJAAN 18 NOVEMBER 2019
P. 56
Pembentukan Pokjar Singapura bertujuan untuk memberikan layanan pendidikan
tinggi bagi Pekerja Migran Indonesia (PMI) khususnya dan masyarakat Indonesia di
Singapura pada umumnya. Pembukaan layanan pendidikan tinggi jarak jauh UT
tersebut sebagai pengejawantahan amanat Undang-Undang Dasar 1945 Pasal 31
ayat 1 bahwa setiap warga negara berhak mendapat pendidikan.
Akses terhadap pendidikan yang berkualitas merupakan hak dasar setiap warga
negara tanpa memandang usia, status sosial, suku, agama maupun ras. Keberadaan
UT Pokjar Singapura sangat membantu para Pekerja Migran Indonesia. Dengan
sistem belajar yang fleksibel, daring dan tidak mengharuskan mahasiswa bertatap
muka di ruang perkuliahan, menjadikan Universitas Terbuka menjadi solusi bagi
pejuang migran yang gigih menuntut ilmu.
Sejak tahun 2005, mahasiswa yang tercatat di UT Pokjar Singapura sebanyak 2.825
orang. Hal tersebut menunjukkan antusiasme dan semangat belajar yang luar biasa
bagi peserta Pokjar Singapura yang mayoritas merupakan PMI dengan segala
keterbatasannya.
Sampai dengan tahun 2019, jumlah mahasiswa UT Pokjar Singapura yang telah
lulus berjumlah 157 orang dengan rincian 153 orang lulus sarjana dan 4 orang
lulusan pascasarjana.
Dari jumlah tersebut sebagian besar berasal dari Pekerja Migran Indonesia dan
beberapa diantaranya adalah pekerja profesional ataupun Warga Negara Indonesia
yang tinggal di Singapura dengan tujuan untuk melanjutkan jejang pendidikannya.
Mahasiswa yang belum sempat menyelesaikan pendidikannya di UT Pokjar
Singapura memilih melanjutkan pendidikannya di Universitas Terbuka di Indonesia
setelah kontrak kerja mereka telah selesai di Singapura. Lulusan mahasiswa UT
Pokjar Singapura mencatatkan prestasi yang membanggakan. Setiap semester,
minimal 10 orang lulus dengan tepat waktu.
Beberapa dari lulusan tersebut ada yang melanjutkan ke jenjang S2 baik di
Universitas Terbuka maupun di universitas lainnya. Saat ini, 4 lulusan S2 UT Pokjar
Singapura telah menjadi tutor online di UT dan lulusan S1 yang telah pulang ke
Indonesia beberapa diantaranya telah bekerja sebagai guru, membuka bimbingan
belajar, bekerja di instansi pemerintah, perusahaan swasta maupun berwiraswasta.
Keberadaan UT Pokjar Singapura terbukti membantu para Pekerja Migran Indonesia
untuk mendapat kehidupan yang lebih baik.
Page 55 of 211.

