Page 57 - e-KLIPING KETENAGAKERJAAN 18 NOVEMBER 2019
P. 57

Title          POLRES CIANJUR GAGALKAN PENGIRIMAN PEKERJA MIGRAN ILEGAL KE TIMUR TENGAH
               Media Name     beritasatu.com
               Pub. Date      17 November 2019
                              https://www.beritasatu.com/nasional/585846/polres-cianjur-gagalkan-pen giriman-
               Page/URL
                              pekerja-migran-ilegal-ke-timur-tengah
               Media Type     Pers Online
               Sentiment      Positive







               Polres Cianjur, Jawa Barat, menggagalkan pengiriman belasan pekerja migran
               Indonesia (PMI) atau tenaga kerja wanita (TKW) ilegal ke Timur Tengah dari vila di
               kawasan Cipanas yang disewa pasangan suami istri sebagai tempat penampungan.

               "Pasangan suami-istri Agus Sahlan dan Aenun Saadah, kami amankan atas tindak
               pidana perdagangan orang atau human trafficking. Pelaku akan memberangkatkan
               belasan korbannya secara ilegal," kata Kapolres Cianjur, AKBP Juang Andi Priyatno
               di Cianjur Minggu (17/11/2019).

               Terungkapnya tempat penampungan tersebut setelah pihaknya mendapat laporan
               warga terkait aktivitas perdagangan orang dengan modus pemberangkatan TKW
               secara ilegal di kawasan Cianjur utara. "Saat dilakukan penggerebekan ditemukan
               15 orang perempuan di dalam rumah yang berasa dari berbagai daerah yang akan
               diberangkatkan sebagai TKW ke sejumlah negara di Timur Tengah, sedangkan
               moratorium masih berlaku," katanya.

               Pihaknya juga mengamankan barang bukti berupa kartu identitas korban yang akan
               digunakan untuk mengurus dokumen pemberangkatan yang diduga palsukan.
               Bahkan pelaku tidak dapat menunjukkan dokumen yang berkenaan dengan "job
               desk" calon TKW tersebut.

               "Kami masih mendalami dokumen apa saja yang dipalsukan karena moratorium
               pengiriman TKI (tenaga kerja Indonesia-Red) ke Timur Tengah masih terlarang.
               Kemungkinan besar semua dokumen dipalsukan untuk memberangkatkan TKI,"
               katanya.

               Pihaknya mencatat korban tidak hanya berasal dari Cianjur, namun terdapat dari
               sejumlah kabupaten lain seperti Karawang, Tangerang, Sukabumi, Cirebon dan
               Bandung dengan iming-iming diberikan pinjaman Rp3 juta pada awal
               keberangkatan.

               Pelaku akan dijerat dengan Pasal 4 dan 10 Undang-undang, nomor 21/2007
               Tentang Pemberantasan Tindak Pidana Perdagangan Orang dengan pidana penjara
               paling singkat 3 tahun dan paling lama 15 tahun dan denda Rp 120.000.000 sampai
               Rp 600.000.000.

               "Mereka mengakali pemberangkatan yang dilakukan tidak terkait dengan




                                                       Page 56 of 211.
   52   53   54   55   56   57   58   59   60   61   62