Page 146 - e-KLIPING KETENAGAKERJAAN 08 JULI 2019
P. 146

Undang (UU) Nomor 13 Tahun 2003 tentang Ketenagakerjaan (UU
               Ketenagakerjaan) ditunda.

               "Persoalan ketenagakerjaan bukan persoalan sepele. Sebab akan berdampak pada
               sekitar 80 juta buruh formal di Indonesia. Karena itu butuh kajian yang mendalam,"
               ujar dia di Jakarta, Selasa, 25 Juni 2019.

               Sebelumnya, Presiden Joko Widodo (Jokowi) telah melakukan rapat koordinasi
               dengan pihak terkait untuk menindaklanjuti usulan pengusaha melakukan revisi UU
               Ketenagakerjaan.

               "Tidak akan maksimal dalam waktu 3 bulan undang-undang tersebut disahkan.
               Butuh pengkajian yang lama kalau hasil ingin maksimal," lanjut Obon.

               Dia khawatir, menjelang akhir masa jabatan DPR periode 2014-2019, pembahasan
               revisi UU Ketenagakerjaan akan terjadi proses transaksional .

               Sebagaimana diketahui, pasal-pasal yang ada dalam UU Ketenagakerjaan berkaitan
               dengan upah, outsourcing, PHK, tenaga kerja asing, jaminan sosial, dan lain
               sebagainya. Semua hal tersebut terkait erat dengan kepentingan pengusaha dan
               buruh.

               Ironisnya, Obin melanjutkan, saat ini isu yang kencang terdengar revisi ditujukan
               untuk mengurangi kualitas upah, mempermudah PHK, hingga penghapusan
               pesangon.

               "Karena itulah, sebagian besar serikat buruh menolak revisi UU Ketenagakerjaan jika
               tujuannya untuk mengakomodir kepentingan pengusaha," tegas Obon.

               "Namanya saja UU Ketenagakerjaan. Karena itu semangatnya adalah memberikan
               proteksi terhadap kepentingan tenaga kerja," dia menandaskan.































                                                      Page 145 of 186.
   141   142   143   144   145   146   147   148   149   150   151