Page 20 - e-KLIPING KETENAGAKERJAAN 11 FEBRUARI 2020
P. 20
Hal ini pula yang membuat para ahli khawatir jika virus corona Wuhan atau novel
coronavirus penyebarannya tidak terdeteksi. Jika hal tersebut benar adanya, maka
ada potensi epidemi lebih besar dari yang saat ini terjadi. Untuk diketahui, data per
hari ini mencatat 910 orang meninggal dan 40.553 orang positif terinfeksi secara
global.
"Indonesia melaporkan nol kasus, tapi mungkin sebenarnya sudah ada beberapa
kasus yang tak terdeteksi," ujar ahli epidemiologi Marc Lipsitch dari Har "Sementara
Thailand melaporkan 25 kasus, saya pikir sebenarnya lebih banyak dari itu,"
imbuhnya seperti dilansir VOA News, Jumat (7/2/2020).
Hingga Senin pagi (10/2/2020), jumlah pasien yang dilaporkan terinfeksi virus
corona Wuhan di Thailand sudah 32 kasus. Kamboja yang melaporkan satu kasus
juga dianggap Lipsitch sangat tidak mungkin. Dia pun yakin, ada lebih banyak kasus
yang terjadi di Kamboja.
Keyainan Lipsitch itu berdasar pada penelitian yang memperkirakan jumlah rata-rata
penumpang yang terbang dari Wuhan ke negara lain di seluruh dunia. Lebih banyak
penumpang dari Wuhan mungkin berarti ada lebih banyak kasus. Tidak terdeteksi?
Menurut Lipsitch, sistem kesehatan di Indonesia dan Thailand mungkin tidak dapat
mendeteksi virus corona Wuhan. Dan hal ini dirasanya dapat menciptakan masalah
di seluruh dunia.
"Kasus yang tidak terdeteksi di negara manapun berpotensi menyebarkan epidemi
di negara-negara tersebut," kata Lipsitch.
Penelitian yang dilakukan Lipsitch dan timnya adalah satu dari tiga riset teranyar
yang mengatakan bahwa virus corona Wuhan kemungkinan sudah ada di Indonesia.
Namun, tidak satu pun dari studi ini yang melalui proses ilmiah normal yang ditinjau
oleh para ahli lain di luar tim.
Ketika wabah virus corona Wuhan menyebar dengan sangat cepat, para ilmuwan
mengunggah temuannya secara online dan pada server pracetak agar informasi
yang mereka miliki dapat tersebar luas dan bermanfaat. Meski temuan tersebut
masih dianggap kurang, para peneliti yang dihubungi VOA berkata bahwa temuan
tersebut - virus corona Wuhan mungkin sudah ada di Indonesia - masuk akal.
Pasalnya, di China jumlah orang yang terinfeksi terus meningkat setiap harinya.
Namun di luar China, wabah itu hampir "tidak bergerak". Kalaupun ada temuan
baru, jumlahnya belasan, tidak seperti China yang tambahannya mencapai 100
kasus perhari. Inilah yang membingungkan para ahli kesehatan di dunia.
Jika benar ada, di mana virus corona Wuhan? Hal ini masih menjadi teka-teki yang
belum bisa dijawab.
Page 19 of 76.

