Page 24 - e-KLIPING KETENAGAKERJAAN 11 FEBRUARI 2020
P. 24
kemudian dari harmonisasi kebijakan. Jadi memang PR (pekerjaan rumah)-nya
banyak," jelasnya
Sambung Suryadi menjelaskan, pertumbuhan industri manufaktur melambat antara
lain karena rendahnya produktivitas SDM dalam negeri. Menurutnya, dengan
minimum wages yang kurang lebih sama dengan Indonesia, SDM Vietnam bisa lebih
produktif.
"Di sini (Indonesia) banyak sekali ya (yang membebani pengusaha), nanti PHK,
terus BPJS. Kitra tuh tambahannya terlalu banyak. Kalau PHK dibagi rata itu pun
tinggi. Jadi kita kalau bilang manufaktur kita di sini itu kita kalah bersaing salah
satunya adalah karena productivity," tandasnya.
(akr)
Page 23 of 76.

