Page 26 - e-KLIPING KETENAGAKERJAAN 11 FEBRUARI 2020
P. 26
Mustafa menyatakan semua bantuan itu akan dikumpulkan dan dikirimkan ke
negara-negara khususnya Hongkong yang banyak migrannya. Bantuan yang sangat
dibutuhkan saat ini adalah masker untuk antisipasi penyebaran virus corona.
Berdasarkan data, di Hongkong, terdapat 265.000 pekerja migran Indonesia
tertahan dan mulai panik akibat minimnya ketersediaan masker dan paket sanitasi
yang dibutuhkan untuk pencegahan penyebaran virus corona.
"Wabah virus corona yang menyebar dari China masih menjadi ancaman bagi
masyarakat di berbagai belahan dunia. Penularannya masih belum pasti diketahui
dan obatnya juga belum ditemukan. Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) bahkan
telah menyatakan, wabah virus corona China sebagai darurat kesehatan global,"
katanya.
Sebelumnya, Ketua Dewan Pembina ACT Ahyudin menyampaikan, epidemi virus
corona ini merupakan masalah kemanusiaan. Oleh karenanya, dibutuhkan peran
lembaga kemanusiaan dan publik untuk bersama mengatasi krisis kemanusiaan
global ini.
"Sebagai tragedi kemanusiaan, tentu kita harus melihat ini bukan perkara latar
belakang masyarakat terdampak. Dia dari negara mana, bangsa apa, agama apa.
Yang harus kita lihat adalah ada manusia yang menjadi korban. Sudah selayaknya
kita, dunia menjadikan peristiwa ini menjadi momentum kemanusiaan global. Yakni,
menggerakkan masyarakat global untuk menghadapi krisis kemanusiaan global ini.
Apalagi ada juga saudara-saudara kita yang ikut terdampak, seperti WNI di Hong
Kong," kata Ahyudin
Page 25 of 76.

