Page 140 - e-KLIPING KETENAGAKERJAAN 02 JULI 2020
P. 140
Judul KAHMI: Penyederhanaan Regulasi Solusi Kurangi Pengangguran
Nama Media republika.co.id
Newstrend Omnibus Law
Halaman/URL https://republika.co.id/berita/qcrudz354/kahmi-penyederhanaan-
regulasi-solusi-kurangi-pengangguran
Jurnalis Rizkyan Adiyudha
Tanggal 2020-07-01 10:47:00
Ukuran 0
Warna Warna
AD Value Rp 17.500.000
News Value Rp 52.500.000
Kategori Dirjen PHI & Jamsos
Layanan Korporasi
Sentimen Positif
Narasumber
positive - Manimbang Kahariady (Sekretaris Jenderal Korps Alumni Himpunan Mahasiswa Islam)
Tapi harus ada upaya yang konkret, komprehensif dan menyeluruh untuk memberi solusi
kepada UMKM. RUU ini tidak hanya kuat di atas kertas tapi juga kontekstual di lapangan
neutral - Manimbang Kahariady (Sekretaris Jenderal Korps Alumni Himpunan Mahasiswa Islam)
Ketiga, tergantung pada semangat penyelenggara Undang-undang
Ringkasan
JAKARTA -- Sekretaris Jenderal Korps Alumni Himpunan Mahasiswa Islam (KAHMI) Manimbang
Kahariady menyambut baik semangat memperbaiki sektor Usaha Mikro, Kecil dan Menengah
(UMKM) yang terkandung di dalam RUU Ciptaker. Menurutnya, hal itu berpotensi memperkuat
UMKM tidak hanya di atas kertas namun juga di tataran implementasi.
KAHMI: PENYEDERHANAAN REGULASI SOLUSI KURANGI PENGANGGURAN
JAKARTA -- Sekretaris Jenderal Korps Alumni Himpunan Mahasiswa Islam (KAHMI) Manimbang
Kahariady menyambut baik semangat memperbaiki sektor Usaha Mikro, Kecil dan Menengah
(UMKM) yang terkandung di dalam RUU Ciptaker. Menurutnya, hal itu berpotensi memperkuat
UMKM tidak hanya di atas kertas namun juga di tataran implementasi.
"Tapi harus ada upaya yang konkret, komprehensif dan menyeluruh untuk memberi solusi
kepada UMKM. RUU ini tidak hanya kuat di atas kertas tapi juga kontekstual di lapangan," kata
Manimbang dalam keterangan tertulis, Selasa (30/6).
Penerapan RUU agar lebih kontekstual dalam penerapannya bukan tanpa alasan. Manimbang
mengatakan, kemudahan regulasi sektor UMKM merupakan solusi untuk mengatasi tingginya
angka pengangguran dan PHK akibat terpaan pandemi Covid-19.
139

