Page 35 - e-KLIPING KETENAGAKERJAAN 02 JULI 2020
P. 35
keamanan. Upaya menciptakan lingkungan yang aman menjadi kebutuhan bagi pekerja
perempuan Menaker Ida Karena itu, Ida Fauziyah, mengingatkan para pengusaha untuk
memberikan perlindungan yang optimal bagi pekerja perempuan. Seperti keamanan karena
bekerja pada shift malam dan memberikan kesempatan istirahat kepada perempuan yang sakit
saat haid.
Menurut Ida, perlindungan bagi pekerja perempuan harus diutamakan karena ketahanannya
dalam menjaga diri tidak sebaik pekerja laki-laki. Perlindungan sebagaimana dimaksud bukan
hanya dari perusahaan, tetapi juga dari pihak berwajib.
Selain itu juga, perusahaan juga diminta memastikan akses perlindungan kesehatan bagi
pekerja perempuan di tempat kerja, seperti hak cuti, istirahat haid, melahirkan, dan keguguran.
"Kasus-kasus seperti ini perusahaan harus memperhatikan kondisi fisiknya dengan memberikan
kesempatan kepada mereka untuk memulihkan kesehatannya," ucapnya.
Hal lain yang menjadi perhatiannya ialah pentingnya melindungi pekerja perempuan setelah
melahirkan dengan menyediakan ruang laktasi untuk menyusui.
Menaker Ida mengatakan, perlindungan kepada pekerja perempuan tidak boleh dijadikan beban
perusahaan, karena pekerja perempuan juga memiliki kelebihan dibanding laki-laki.
"Pengusaha jangan berpikir kalau mempekerjakan perempuan ada tanggung jawab ini itu. Setop
diskriminasi terhadap pekerja perempuan. Banyak sisi baik dari perempuan dalam bekerja, di
antaranya telaten, disiplin, dan cermat," jelasnya.
Dalam acara ini Menaker Ida memberikan bantuan Alat Pelindung Diri (APD) berupa masker,
hand sanitizer, dan vitamin kepada pengelola dan pekerja di PIK Pulogadung UPK- PPUKMP
Jakarta Timur.
(c) PT Dynamo Media Network Version 1.1.231.
34

