Page 32 - e-KLIPING KETENAGAKERJAAN 02 JULI 2020
P. 32
Judul Ancam Gugat Gojek, Said Iqbal Diduga Bela Kepentingan Asing
Nama Media jpnn.com
Newstrend Gojek PHK Karyawan
Halaman/URL https://www.jpnn.com/news/ancam-gugat-gojek-said-iqbal-diduga-
bela-kepentingan-asing
Jurnalis redaksi
Tanggal 2020-07-01 23:41:00
Ukuran 0
Warna Warna
AD Value Rp 17.500.000
News Value Rp 52.500.000
Kategori Dirjen PHI & Jamsos
Layanan Korporasi
Sentimen Positif
Narasumber
negative - Guntur Romli (Juru bicara PSI) Banyak perusahaan khususnya perusahaan rintisan
(startup) yang melakukan PHK dengan alasan efisiensi dan agar survive, termasuk Gojek, Grab,
Traveloka dan OYO
negative - Guntur Romli (Juru bicara PSI) Anehnya, Said Iqbal hanya komentar soal PHK di
Gojek, ada aroma kuat, pesanan di pernyataan Saiq Iqbal
negative - Guntur Romli (Juru bicara PSI) Gojek memberi pesangon besar dan memenuhi hak-
hak karyawan. Kenapa Said tidak mempersoalkan PHK di tempat lain. Apa karena ini rintisan
lokal, sementara yang asing mesti dibela
positive - Said Iqbal (Ketua KSPI) KSPI mendesak Gojek menghentikan PHK dan mempekerjakan
kembai ke 430 karyawan. Kami akan all out melakukan pembelaan terhadap buruh yang di PHK
Ringkasan
Juru bicara PSI Guntur Romli heran mendengar rencana Ketua KSPI Said Iqbal menggugat Gojek
terkait PHK terhadap 430 karyawan.
Pasalnya, data Kemenaker menyebutkan bahwa jumlah pekerja yang terkena PHK hingga 2 Juni
2020 mencapai 3,05 juta jiwa.
Artinya, Gojek bukan satu-satunya yang merumahkan karyawan. "Banyak perusahaan
khususnya perusahaan rintisan (startup) yang melakukan PHK dengan alasan efisiensi dan agar
survive, termasuk Gojek, Grab, Traveloka dan OYO," kata Gun Romli, Selasa (30/6).
ANCAM GUGAT GOJEK, SAID IQBAL DIDUGA BELA KEPENTINGAN ASING
, JAKARTA - Juru bicara PSI Guntur Romli heran mendengar rencana Ketua KSPI Said Iqbal
menggugat Gojek terkait PHK terhadap 430 karyawan.
31

