Page 28 - e-KLIPING KETENAGAKERJAAN 02 JULI 2020
P. 28
Judul KSPI Kritik Keras PHK Gojek Dianggap Aneh PSI
Nama Media inilah.com
Newstrend Gojek PHK Karyawan
Halaman/URL https://inilah.com/news/2575870/kspi-kritik-keras-phk-gojek-
dianggap-aneh-psi
Jurnalis redaksi
Tanggal 2020-07-02 00:00:00
Ukuran 0
Warna Warna
AD Value Rp 10.000.000
News Value Rp 30.000.000
Kategori Dirjen PHI & Jamsos
Layanan Korporasi
Sentimen Positif
Narasumber
positive - Said Iqbal (Ketua Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia) KSPI mendesak Gojek
menghentikan PHK dan mempekerjakan kembai ke 430 karyawan. Kami akan all out melakukan
pembelaan terhadap buruh yang di PHK
negative - Guntur Romli (Juru bicara Partai Solidaritas Indonesia) Banyak perusahaan khususnya
perusahaan rintisan (startup) yang melakukan PHK dengan alasan efisiensi dan agar survive,
termasuk Gojek, Grab, Traveloka dan OYO
negative - Guntur Romli (Juru bicara Partai Solidaritas Indonesia) Anehnya, Said Iqbal hanya
komentar soal PHK di Gojek, ada aroma kuat, pesanan di pernyataan Saiq Iqbal
neutral - Guntur Romli (Juru bicara Partai Solidaritas Indonesia) Gojek memberi pesangon besar
dan memenuhi hak-hak karyawan. Kenapa Said tidak mempersoalkan PHK di tempat lain. Apa
karena ini rintisan lokal, sementara yang asing mesti di bela
Ringkasan
Gelombang pemutusan hubungan kerja (PHK) terus meluas. Data Kementerian Ketenagakerjaan
(Kemenaker) mencatat sampai 2 Juni 2020, pekerja terdampak PHK dan dirumahkan mencapai
3,05 juta jiwa.
Angka tersebut meningkat dari data sebelumnya, yaitu 3juta orang per 20 April 2020. Tak hanya
perusahaan kecil, startup dan perusahaan mapan tak lepas dari gelombang PHK akibat Pandemi
COVID-19.
Seperti Grab, Traveloka, Gojek, Ramayana. Beberapa maskapai juga sudah memutus kontrak
karyawannya seperti Garuda, Lion Air dan Air Asia. Maraknya gelombang PHK ini membuat
Ketua Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI) Said Iqbal langsung beraksi.
27

