Page 147 - e-KLIPING KETENAGAKERJAAN 26 MARET 2020
P. 147

Title          PESERTA KARTU PRA KERJA TERIMA RP 1 JUTA UNTUK 4 BULAN SELAMA ADA CORONA
                Media Name     merdeka.com
                Pub. Date      24 Maret 2020
                               https://www.merdeka.com/uang/peserta-kartu-pra-kerja-terima-rp-1-juta- untuk-4-
                Page/URL
                               bulan-selama-ada-corona.html
                Media Type     Pers Online
                Sentiment      Positive









               Merdeka.com -  Presiden Joko Widodo (  Jokowi  ) menaikkan insentif penerima kartu pra
               kerja yang mulanya Rp 650.000 menjadi Rp 1 juta selama 4 bulan ke depan. Pemerintah,
               kata dia, telah mengalokasikan anggaran Rp 10 triliun untuk kartu pra kerja.

               "Sehingga nanti setiap peserta kartu pra kerja akan diberikan honor insentif Rp 1 juta per
               bulan selama 3 sampai 4 bulan," ujar Presiden  Jokowi  saat video conference dari Istana
               Merdeka  Jakarta  , Selasa (24/3).

               "Alokasi anggaran yang disediakan di dalam kartu pra kerja ini sebesar Rp 10 triliun,"
               sambungnya.


               Presiden  Jokowi  menyatakan akan mempercepat penyaluran kartu pra kerja. Hal itu
               dilakukan sebagai langkah antisipasi para pekerja yang terkena Pemutusan Hubungan Kerja
               (PHK) akibat pandemi virus corona (Covid-19).

               "Untuk mengantispasi para pekerja yang terkena PHK, para pekerja harian yang kehilangan
               penghasilan, para pengusaha mikro yang kehilangan pasar dan omset agar dapat
               meningkatkan kompetensi dan kualitas SDM-nya," jelas dia.

               Presiden Minta Realokasi Anggaran Non Prioritas  Mantan Gubernur DKI Jakarta
               menegaskan akan berfokus terhadap kebijakan bantuan-bantuan untuk mempertahankan
               daya beli masyarakat. Salah satunya, dengan memerintahkan agar semua menteri dan
               kepala daerah memangkas belanja non prioritas di APBN maupun di APBD dan dialihkan
               untuk penanganan corona.

               "Anggaran perjalanan dinas, pertemuan-pertemuan yang tidak perlu dan belanja-belanja
               lain yang tidak langsung harus dipangkas," tuturnya.

               Selain itu, pemerintah pusat dan pemerintah daerah diminta untuk melakukan refocusing
               kegiatan dan realokasi anggaraan untuk mempercepat penanganan Covid-19.

               Jokowi  telah membuat landasan hukumnya melalui Instruksi Presiden (Inpres) Nomor 4
               tahun 2020.

               "Selain memerintahkan refocusing dan realokasi anggaran, Inpers ini juga memerintahkan
               mempercepat pelaksanaan pengadan barang dan jasa untuk mendukung percepatan
               penanganan Covid-19," kata Presiden  Jokowi  .

               Reporter: Lisza Egeham  Sumber:  Liputan6  [bim].





                                                      Page 146 of 164.
   142   143   144   145   146   147   148   149   150   151   152