Page 148 - e-KLIPING KETENAGAKERJAAN 26 MARET 2020
P. 148

Title          PENGAMAT: OMNIBUS LAW BISA JADI SOLUSI LEMAHNYA EKONOMI IMBAS CORONA
                Media Name     rmol.id
                Pub. Date      24 Maret 2020
                               https://politik.rmol.id/read/2020/03/24/426975/pengamat-omnibus-law-bi sa-jadi-
                Page/URL
                               solusi-lemahnya-ekonomi-imbas-corona
                Media Type     Pers Online
                Sentiment      Positive











               Omnibus law yang kini tengah digodok pemerintah dan DPR RI diyakini bisa menjadi
               solusi untuk perbaikan ekonomi dan politik dalam negeri. Terlebih ekonomi tanah air
               saat ini melemah akibat virus corona atau Covid-19.

               Sekjen OPSI: Ada Semangat Pertumbuhan Ekonomi Dalam Omnibus Law  Hal itu
               tentu dengan catatan pembahasan RUU harus benar-benar dilakukan secara
               bersama dan melibatkan semua stakeholder terkait.


               "Jika omnibus law dibahas bersama, maka saya jamin akan menjadi solusi di bidang
               ekonomi dan politik," kata pengamat politik dari Universitas Pelita Harapan (UPH),
               Emrus Sihombing saat dihubungi, Selasa (24/3).

               Ia memprediksi, pandemik virus corona yang membuat perekonomian melemah ini
               tak akan berlangsung lama. Seperti halnya melemahnya nilai tukar rupiah terhadap
               dolar AS yang kini menyentuh Rp 16 ribu.

               "Naiknya dolar karena menurunnya produktifitas kita, karena corona. Sehingga
               turunnya dolar tidak bisa menjadi patokan di tengah situasi seperti ini,"
               sambungnya.

               Pada dasarnya, ia berpandangan komposisi omnibus law untuk menyatukan regulasi
               agar tidak tumpang tindih. Hal itu akan efektif jika kandungannya dirumuskan
               bersama. Oleh karenanya, pemerintah dan DPR diminta menyerap aspirasi semua
               pihak, terutama buruh dan pengusaha.

               "Saya kira filosofinya, relasi pekerja dan pengusaha saling menguntungkan. Jadi
               tidak boleh keduanya mendominasi, apakah pekerja mendominasi pengusaha atau
               sebaliknya," sambungnya.

               Pun demikian dengan omnibus law perpajakan. Agar tak menjadi jebakan, maka
               konten RUU itu harus hati-hati dan dirumuskan secara bersama dengan berbagai
               kelompok masyarakat.

               "Saya berpendapat, kepentingan rakyat secara keseluruhan, termasuk di bidang
               pajak. Karena setiap warga negara harus bayar pajak. Kita buka semua secara
               transparan," tandasnya. EDITOR:  DIKI TRIANTO





                                                      Page 147 of 164.
   143   144   145   146   147   148   149   150   151   152   153