Page 124 - e-KLIPING KETENAGAKERJAAN 17 APRIL 2020
P. 124

secara transparan dengan melibatkan pakar dan kelompok masyarakat sebagai
               stakeholder.


               "Kemudian yang tak kalah penting ketika RUU ini sah menjadi UU tentunya
               sosialisasi menjadi sebuah keharusan. Bukan hanya sekedar pelengkap, namun agar
               rakyat paham dan mengerti hak dan kewajibannya di setiap produk UU yang
               dikeluarkan," tuturnya.


               Hari juga menilai, jika bangsa ini mau maju dan menjadi bangsa yang juara, maka
               posisi tenaga kerja dan pengusaha harus dibuat seadil-adilnya. "Bukan berat
               sebelah, apalagi membuat salah satu pihak dirugikan. Di negara-negara maju,
               mereka punya sistem perburuhan yang kuat dan profesional, tentu ini bisa
               diadopsi," ungkapnya.

               Pendekatanya, kata Hari, sudah tidak bisa lagi hanya dari satu sisi pengusaha atau
               pemodal saja, sementara terkesan pekerja kita hanya sebagai karyawan yang tidak
               punya hak untuk ikut menjadi bagian dari usaha yang dibangun.

               "Khusus hal ini pemerintah harus punya formulasi khusus, jangan hanya undang
               investor, atau pengusaha, pemodal untuk investasi, sementara anak-anak bangsa ini
               yang menjadi pekerja tidak dipikirkan masa depannya," tegasnya.

               Karenanya, perlu ada formulasi yang saling menguntungkan yang harus dirancang
               bersama antara DPR dan Pemerintah, agar produk UU ini menjadi harapan cerah
               bagi bangkitnya ekonomi Indonesia kedepannya.

               "Hikmah dari adanya bencana Covid-19 adalah semua komponen bangsa ini
               bersatu, bersama-sama, bergotong royong, menanggalkan kepentingan kelompok
               dan hanya bekerja untuk NKRI," pungkasnya.

               (dil/jpnn).


































                                                      Page 123 of 179.
   119   120   121   122   123   124   125   126   127   128   129