Page 128 - e-KLIPING KETENAGAKERJAAN 17 APRIL 2020
P. 128

Title          BURUH MINTA DIIZINKAN DEMO TOLAK OMNIBUS LAW DI DPR SAAT PANDEMI CORONA
               Media Name     suara.com
               Pub. Date      16 April 2020
                              https://www.suara.com/news/2020/04/16/200503/buruh-minta-diizinkan-dem o-tolak-
               Page/URL
                              omnibus-law-di-dpr-saat-pandemi-corona
               Media Type     Pers Online
               Sentiment      Negative







               Majelis Pekerja Buruh Indonesia (MPBI) meminta aparat tidak menghalangi rencana
               aksi mereka menolak RUU Cipta Kerja Omnibus Law di depan Gedung Kemenko
               Perekonomian dan Gedung  DPR  RI pada 30 April mendatang.

               Majelis Pekerja Buruh Indonesia (MPBI) terdiri dari Konfederasi Serikat Pekerja
               Seluruh Indonesia (KSPSI), Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI), dan
               Konfederasi Serikat Buruh Seluruh Indonesia (KSBSI).

               Presiden KSPI Said Iqbal menyebut ada sekitar 50 ribu buruh dari Jabodetabek yang
               siap turun aksi meski digelar saat pandemi  virus corona  COVID-19.

               "Tuntutan dalam aksi ini adalah tolak omnibus law RUU Cipta Kerja, stop PHK, dan
               liburkan buruh dengan upah penuh selama pandemi corona berlangsung," kata Said
               Iqbal dalam keterangannya, Kamis (16/4/2020).

               Menurut Said Iqbal, dalam aksi nanti buruh akan tetap menjaga jarak peserta aksi,
               memakai masker, dan membawa hand sanitizer.

               Selain itu, pihaknya juga membandingkan dengan sikap perusahaannya yang belum
               juga meliburkan buruh meski Jabodebek sudah berstatus Pembatasan Sosial
               Berskala Besar (PSBB), jika pun diliburkan mereka diliburkan tanpa upah.

               "Dengan asumsi yang sama, maka kami minta aksi puluhan ribu buruh pada 30 April
               pun harus diizinkan dan tidak dihalang-halangi," tegasnya.

               Menurut MPBI, mereka juga sudah membuat surat resmi kepada Presiden Joko
               Widodo dan Ketua DPR RI Puan Maharani untuk menggelar aksi besar-besaraan
               secara nasional jika pembahasan omnibus law tetap dilanjutkan.

               "Aksi ini terpaksa kami lakukan, karena ada desakan yang sangat kuat dari anggota
               kami untuk segera menggelar lunjuk rasa guna merespon sikap DPR dan
               pemerintah yang tetap melanjutkan pembahasan omnibus law," kata Presiden KSPSI
               Andi Gani Nena Wea.

               MPBI meminta DPR bersama pemerintah agar lebih fokus memikirkan nasib buruh di
               saat pandemi virus corona, baik nasib kesehatan buruh ataupun ekonomi sosialnya,
               dari pada membahas Omnibus Law.






                                                      Page 127 of 179.
   123   124   125   126   127   128   129   130   131   132   133