Page 174 - e-KLIPING KETENAGAKERJAAN 17 APRIL 2020
P. 174

Title          AIRLANGGA: PENERIMA PKH DAN BLT TAK BISA IKUT KARTU PRAKERJA
               Media Name     republika.co.id
               Pub. Date      16 April 2020
                              https://republika.co.id/berita/q8vxb0383/airlangga-penerima-pkh-dan-bl t-tak-bisa-ikut-
               Page/URL
                              kartu-prakerja
               Media Type     Pers Online
               Sentiment      Positive












               JAKARTA -- Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto
               mengungkapkan penerima program keluarga harapan (PKH) dan bantuan langsung
               tunai (BLT) tidak bisa ikut dalam program Kartu Prakerja. Alasannya, menurut
               Airlangga, karena mereka sudah menerima bantuan sosial.

               "Tapi dari keluarga itu, anaknya bisa ikut pelatihan," katanya dalam keterangan pers
               daring di Jakarta, Kamis (16/4).

               Sedangkan batas minimal usia yang bisa ikut dalam program tersebut yakni berusia
               di atas 18 tahun dan tidak sedang sekolah. Dari kriteria itu, sejumlah kementerian
               juga sudah memberikan data terkait pekerja yang kena pemutusan hubungan kerja
               (PHK) mulai dari Kementerian Tenaga Kerja, Kementerian Pariwisata, BPJS
               Ketenagakerjaan dan kementerian/lembaga lain.


               "Data itu data base yang ada dan semua itu di-kroscek dengan data yang masuk.
               Semua program itu berbasis pendaftaran yang aktif," katanya.

               Selain dari sisi usia dan bansos, pemerintah juga menyeleksi motivasi yang dimiliki
               calon peserta. Pendaftaran gelombang pertama  Kartu Prakerja  membeludak
               hingga mencapai 5.965.048 pengguna.


               Dari jumlah itu, kemudian diverifikasi berdasarkan email sehingga didapatkan
               4.428.669 pengguna dan diverifikasi kembali berdasarkan nomor induk
               kependudukan (NIK) ciut menjadi 3.294.190 pengguna.


               Dari jumlah itu, kemudian diproses lagi dengan mencocokkan data yang ada di
               kementerian sehingga didapatkan 2.078.026 yang bergabung pada gelombang
               pendaftaran atau join batch pertama.


               Pemerintah menyediakan sebanyak 200 ribu peserta untuk tahap pertama setelah
               para mereka mendapatkan pemberitahuan melalui pesan singkat atau SMS.

               "Bagi 1.878.026 yang belum ikut batch pertama ini, tidak perlu daftar ulang dan
               kami berikan melalui email link di komputer atau smartphonenya. Itu bisa di-klik
               mau ikut ke gelombang kedua, ketiga, seterusnya," kata Airlangga..





                                                      Page 173 of 179.
   169   170   171   172   173   174   175   176   177   178   179