Page 177 - e-KLIPING KETENAGAKERJAAN 17 APRIL 2020
P. 177
Andi Gani mengaku tengah melakukan komunikasi intensif dengan kepolisian terkait
perizinan aksi karena adanya larangan mengumpulkan banyak orang di saat wabah
corona.
"Sebagai wadah gerakan, MPBI harus segera menyatakan sikap dan mengambil
langkah tegas untuk memilih jalan aksi. Masih ada ruang waktu untuk berdialog
hingga tujuh hari sebelum tanggal 30 April," katanya.
Andi Gani menyebut, buruh juga akan menyiapkan diri jika aksi ini jadi digelar
dengan penyemprotan disinfketan sebelum dan setelah aksi, membawa hand
sanitizer , dan aturan jaga jarak.
Presiden KSBSI Elly Rosita Silaban menilai, pemerintah dan DPR tidak peka dengan
kesulitan rakyat. Apalagi ada banyak buruh yang kehilangan pekerjaannya karena
krisis ekonomi akibat pandemi corona.
Elly meminta pembahasan RUU Omnibus Law Cipta Kerja disetop karena selama ini
buruh telah menunda aksinya untuk menghormati kebijakan menjaga jarak untuk
memutus mata rantai corona.
"Buruh takut dengan corona. Tetapi buruh lebih takut dengan masa depannya yang
tidak memiliki kepastian jika omnibus law disahkan," tegasnya.
Di tempat terpisah, Presiden KSPI Said Iqbal juga menegaskan, MPBI siap
melakukan aksi pada tanggal 30 April 2020 nanti..
Page 176 of 179.

