Page 120 - e-KLIPING KETENAGAKERJAAN 30 APRIL 2020
P. 120

Data Disnakertrans Jabar per 25 April 2020 menyebutkan, sebanyak 60,29%
               pekerja/buruh  yang di-  PHK  akibat Covid-19 berasal dari sektor industri tekstil dan
               produk tekstil. Disusul manufaktur 17,35%, akomodasi/restoran 5,97%, dan
               perdagangan 4,41%.


               Industri tekstil dan produk tekstil juga berada dalam urutan pertama sebagai
               penyumbang jumlah pengrumahan  pekerja/buruh  , dengan kontribusi sebesar
               49,12%. Disusul akomodasi/restoran 18,73%, manufaktur 14,94%, dan pariwisata
               6,29%.

               Ade mengatakan, data tersebut juga sudah dikirim ke Project Management Office
               (PMO) Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian sebagai pelaksana program
               Kartu Prakerja. Dengan demikian, menurut dia, data tersebut bisa dijadikan rujukan
               penerima program.

               Secara nasional, hingga 20 April 2020 lalu sudah lebih dari dua juta  pekerja/buruh
               di-  PHK  dan dirumahkan akibat Covid-19.

               Berdasarkan data Kementeruan Tenaga Kerja (Kemenaker) per 20 April 2020,
               terdapat 2.084.593  pekerja  dari 116.370 perusahaan dirumahkan dan di-  PHK
               akibat terimbas pandemi Covid-19.

               Adapun rinciannya, 1.304.777  pekerja  sektor formal dirumahkan oleh 43.690
               perusahaan. Sementara yang terkena  PHK  mencapai 241.431 orang dari 41.236
               perusahaan.

               Sektor informal juga tak lepas dari imbas pandemi Covid-19. Hingga periode
               tersebut sebanyak 538.385  pekerja  dari 31.444 perusahaan atau usaha mikro kecil
               menengah (UMKM) kehilangan pekerjaannya..





































                                                      Page 119 of 181.
   115   116   117   118   119   120   121   122   123   124   125