Page 139 - e-KLIPING KETENAGAKERJAAN 30 APRIL 2020
P. 139
"Sehingga dari awal total anggaran kartu prakerja yang kita rencanakan 10 triliun
menjadi 20 triliun dengan kita melakukan relokasi terhadap bentuk atau skema
kartu prakerja ini yang akhirnya kita mendorong lebih bantuan sosialnya," kata dia.
"Kartu prakerja sebelumnya tidak pernah masuk ke dalam kelompok yang kita
kelompokkan di dalam bantuan sosial manapun karena selama ini bantuan sosial
yang kita dorong itu untuk 25 persen masyarakat terbawah bahkan saat ini kita
naikkan menjadi 40 persen masyarakat ke bawah para peserta kartu pra kerja ini
tidak di dalam 25 persen kelompok masyarakat terbawah tersebut. Jadi kita ambil
kelompok ini supaya dimasukkan ke dalam kartu prakerja," dia menambahkan.
Dia menambahkan, meski saat ini kartu prakerja menjadi semi bantuan sosial dari
pemerintah, namun tidak menghilangkan esesnsi daripada kartu prakerja itu sendiri.
Sebab, penerima manfaat kartu prakerja ini tetap harus melewati pelatihan sebelum
mendapatkan insentif dari pemerintah.
Deputi Bidang Kependudukan dan Ketenagakerjaan Kementerian PPN/Bappenas,
Pungky Sumadi menambahkan, awalnya kartu prakerja ini didesain bukan bagian
dari jaminan sosial, tetapi program pembangunan biasa di bidang ketenagakerjaan.
Program dicanangkan pemerintah ini pun untuk melengkapi program yang sedang
berjalan dan sudah berjalan berpuluh-puluh tahun dilaksanakan Kementerian
Ketenagakerjaan.
"Tapi kita juga melihat bahwa barangkali pola yang selama ini berjalan di
Kemenaker perlu kita perluas. Untuk menjangkau segmen segmen calon pekerja
baru terutama yang milenial atau mereka yang tiba-tiba di PHK karena urusan
macam-macam dalam kondisi ekonomi dan negara sedang tidak normal," kata dia.
Di samping itu, dia juga menilai program kartu prakerja yang kini sudah berubah
desain itu merupakan suatu paradigma baru di dalam sistem perlindungan sosial
dunia yang bersifat adaptif. Di mana kerangka kerjanya diubah sesuai dengan
kebutuhan masyarakat pada saat ini.
"Sekarang kita sedang mengalami krisis yang luar biasa besar. Oleh karena itu
adaptasi dari social sistem program perlindungan sosial ini," tandas dia Reporter:
Dwi Aditya Putra Sumber: Merdeka.com.
Page 138 of 181.

