Page 144 - e-KLIPING KETENAGAKERJAAN 30 APRIL 2020
P. 144

Title          LESTARI MINTA PEMERINTAH ANTISIPASI KELAS MENENGAH RAWAN MISKIN
               Media Name     antaranews.com
               Pub. Date      29 April 2020
                              https://www.antaranews.com/berita/1451448/lestari-minta-pemerintah-ant isipasi-kelas-
               Page/URL
                              menengah-rawan-miskin
               Media Type     Pers Online
               Sentiment      Positive










               Jakarta - Wakil Ketua MPR RI Fraksi Partai NasDem Lestari Moerdijat minta
               pemerintah memperhatikan masyarakat kelas menengah yang terimbas wabah
               COVID-19 karena gelombang Pemutusan Hubungan Kerja (PHK), pemotongan
               penghasilan maupun kehilangan pendapatan membuat kelompok ini menjadi rentan
               secara ekonomi.


               "Kebijakan bantuan kepada kelompok masyarakat kelas menengah perlu dipikirkan
               karena mereka rentan kembali miskin setelah gelombang PHK menimpa para
               pekerja," kata Lestari yang akrab disapa Rerie dalam keterangannya di Jakarta,
               Rabu.

               Menurut dia, kelompok masyarakat kelas menengah punya peran sebagai penopang
               perekonomian nasional, berdasarkan data Bank Dunia menyatakan 115 juta orang
               Indonesia berada di kelas menengah atau hampir separuh dari total penduduk
               Indonesia yang jumlahnya di kisaran 260 juta.

               Dia mengatakan, berdasarkan data Kementerian Ketenagakerjaan per tanggal 20
               April 2020 mencatat 2,1 juta orang dari 116.370 perusahaan kena PHK dan
               dirumahkan sementara.

               "Apabila penanggulangan wabah COVID-19 memakan waktu yang lebih lama dari
               perkiraan, bisa jadi jumlah kelas menengah yang rawan miskin terus bertambah,"
               ujarnya.

               Beberapa kebijakan menurut dia sebenarnya sudah dikeluarkan pemerintah untuk
               kelas menengah dalam menghadapi dampak wabah COVID-19 misalnya
               pembebasan pembayaran Pajak Penghasilan (PPh) bagi pekerja yang diperluas tidak
               hanya pada sektor manufaktur tetapi juga ke 18 sektor usaha lain.


               Namun dia menilai dampak COVID-19 berpotensi memukul lebih dalam kelompok
               masyarakat kelas menengah dan melihat jumlah masyarakat kelas menengah yang
               cukup besar, perlu dipikirkan mekanisme pemberian bantuan bagi mereka.


               Rerie merujuk beberapa keluhan kelas menengah seperti biaya listrik non-subsidi,
               biaya pendidikan di sekolah swasta yang menjadi tanggungan mereka, termasuk
               pinjaman di bank.





                                                      Page 143 of 181.
   139   140   141   142   143   144   145   146   147   148   149