Page 161 - e-KLIPING KETENAGAKERJAAN 30 APRIL 2020
P. 161
Title RUU CIPTA KERJA DIBUTUHKAN TAPI PERLU KEHATI-HATIAN
Media Name mediaindonesia.com
Pub. Date 29 April 2020
https://mediaindonesia.com/read/detail/308782-ruu-cipta-kerja-dibutuhk an-tapi-perlu-
Page/URL
kehati-hatian
Media Type Pers Online
Sentiment Positive
MANTAN Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg), Bambang Kesowo, mengatakan
bahwa omnibus law RUU Cipta Kerja dibutuhkan untuk menata dan
menyederhanakan aturan. Namun, dibutuhkan kehati-hatian dalam pembuatannya.
"Butuh kewaspadaan dan jauhi sikap menggampangkan dan terlalu
menyederhanakan semuanya. Banyak yang khawatir jangkauan elaborasinya kurang
terukur," ujar Bambang, dalam rapat dengar pendapat umum (RDPU) RUU Cipta
Kerja dengan Baleg DPR, Rabu, (29/4).
Pada bagian lain, pakar Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) Budi Satria Isman
menyebut bahwa para pekerja dan buruh juga harus paham soal sistem meritokrasi
dalam pemberian insentif di perusahaan.
"Soal upah ini seperti buah simalakama. Harusnya, para serikat pekerja dan buruh
juga paham soal sistem meritokrasi. Apa yang didapat itu harus sesuai dengan
jumlah yang bisa diproduksi," kata Budi Satria dalam diskusi dan sesi sharing
bertajuk "Trik Menyelamatkan UMKM Saat Pandemi Covid-19", Rabu (29/4).
Selama ini, menurut Budi, produktivitas buruh di Indonesia masih jauh tertinggal
dibandingkan negara-negara lain bahkan di Asia Tenggara. Namun, nilai upah yang
didapatkan bahkan bisa berada di angka yang lebih tinggi.
Hal ini tidak sesuai dengan sistem meritokrasi pemberian insentif yang harusnya
dipahami oleh para pekerja dan buruh.
"Kami (pelaku usaha) tentu bisa memberikan upah yang tinggi, jika memang
produktivitasnya sesuai. Tidak bisa terus menuntut menerima insentif tinggi,
sementara produktivitasnya stagnan. Kalau perusahaan merugi, tentu tidak mungkin
ditanggung hanya pemilik perusahaan saja," kata Budi Satria.
Kondisi yang dianggap memberatkan pengusaha, tak terkecuali pengusaha di sektor
mikro kecil menengah, sudah berlangsung bertahun-tahun.
Serikat pekerja terus menuntut ada kenaikan insentif bagi mereka, sementara
kemampuan produksinya tidak ada kenaikan signifikan.
Page 160 of 181.

