Page 160 - e-KLIPING KETENAGAKERJAAN 30 APRIL 2020
P. 160
"Tadinya Kartu Prakerja pure meningkatkan kompetensi dan skill, namun karena
situasi ini kita ubah menjadi pemberian insentif dan jaminan sosial. Harapannya ini
bisa menjadi suplemen untuk modal kerja agar keterampilan yang dimiliki dan
insentif ini mewujudkan peluang baru untuk bekerja," terang Bambang.
Di kesempatan yang sama Deputi Bidang Koordinasi Ekonomi Kreatif,
Kewirausahaan, dan Daya Saing Koperasi dan Usaha Kecil dan Menengah
Kementerian Koordinator Bidang Perekonomia, Mohammad Rudy Salahuddin
menuturkan, asessment pelatihan Program Kartu Prakerja turut dimudahkan untuk
menyesuaikan target yang saat ini disusun.
"Yang tadi angkatan muda belum berkesempatan bekerja, ini lebih mendorong
masyarakat-masyarakat terbawah yang mencapai sekolah menengah atas dan
pertama. Mengapa kita memudahkan masyarakat penerima manfaat tersebut.
Karena kita melihat kebijakan penerima bansos ini tidak ke kelompok bantuan sosial
manapun," tutur Rudy.
Oleh karenanya, di lain sisi program Kartu Prakerja dapat dijadikan momen oleh
pemerintah untuk membentuk data baru terkait angkatan kerja dengan kemampuan
terbatas dan tergolong miskin.
"Ini adalah start awal kita untuk mendata orang kurang yang mungkin bukan
kelompok bansos manapun, karena selama ini kita hanya melihat bansos itu lewat
aset. Dari aset lah kita melihat ini 25% termiskin di Indonesia," jelas Rudy. (OL-4).
Page 159 of 181.

