Page 159 - e-KLIPING KETENAGAKERJAAN 30 APRIL 2020
P. 159
Title PEMERINTAH: SKEMA PROGRAM KARTU PRAKERJA MENYESUAIKAN UNTUK BANSOS
Media Name mediaindonesia.com
Pub. Date 29 April 2020
https://mediaindonesia.com/read/detail/308754-pemerintah-skema-program -kartu-
Page/URL
prakerja-menyesuaikan-untuk-banso
Media Type Pers Online
Sentiment Positive
DIREKTUR Jenderal Pembinaan, Pelatihan dan Produktivitas Kementerian
Ketenagakerjaan, Bambang Satrio Lelono mengungkapkan, awal mula tercetusnya
program Kartu Prakerja ialah untuk mendorong perbaikan kualitas angkatan kerja
Indonesia.
Pasalnya sebanyak 57,54% angkatan kerja Indonesia merupakan tamatan Sekolah
Dasar (SD). Hal itu, kata Bambang, menyebabkan kualitas angkatan kerja dan
produktivitas tenaga kerja Indonesia tertinggal dibanding negara lain.
Oleh karenanya, kala itu program Kartu Prakerja didesain untuk meningkatkan dan
memperbarui kemampuan angkatan kerja di Indonesia. Dari program itu pula
diharapkan dapat terintegrasi antara kemampuan tenaga kerja dengan kebutuhan
industri.
"Miss match dunia kerja dan tenaga kerja di atas 50%. Di saat yang sama kita
mengalami puncak bonus demografi. Penduduk usia produktif mencapai 70%,"
terang Bambang dalam webinar bertajuk 'Kebijakan Program Kartu Prakerja' pada
Rabu (29/4).
Selain itu, tantangan revolusi industri 4.0 juga menjadi suatu yang harus dihadapi.
Untuk menghadapinya dibutuhkan angkatan kerja yang mumpuni. Pasalnya, kata
Bambang, dari hasil studi, revolusi industri 4.0 akan banyak menggerus lapangan
pekerjaan karena adanya otomatisasi industri.
"2030 Indoensia akan kehilangan 23 juta pekerjaan, namun bila kita berhasil
memanfaatkan teknologi, maka itu akan menghasilkan pekerjaan baru yang
menggantikan pekerjaan sebesar 27 juta sampai 46 juta lapangan pekerjaaan. Oleh
karena itu Kartu Prakerja berusaha menjawab tantangan tersebut," jelas Bambang.
Namun lantaran merebaknya pandemi covid-19, skema-skema yang telah disusun
dalam program Kartu Prakerja itu mau tidak mau harus disimpan terlebih dulu. Oleh
karenanya dalam program berbasis pelatihan kerja itu, pemerintah mengurangi
porsi pelatihan dan menambah porsi bantuan sosial.
Tujuannya ialah agar peserta pelatihan tetap dapat meningkatkan maupun
memperbarui keterampilannya dengan berbagai keterbatasan dan juga dapat
menjaga daya belinya yang terganggu karena pandemi.
Page 158 of 181.

