Page 163 - e-KLIPING KETENAGAKERJAAN 30 APRIL 2020
P. 163
Title WAKIL KETUA MPR: ANTISIPASI WARGA KELAS MENENGAH RAWAN MISKIN
Media Name mediaindonesia.com
Pub. Date 29 April 2020
https://mediaindonesia.com/read/detail/308744-wakil-ketua-mpr-antisipa si-warga-kelas-
Page/URL
menengah-rawan-miskin
Media Type Pers Online
Sentiment Positive
WAKIL Ketua MPR RI Lestari Moerdijat minta pemerintah untuk memperhatikan
masyarakat kelas menengah yang terimbas wabah covid-19.
Gelombang pemutusan hubungan kerja (PHK), pemotongan penghasilan maupun
kehilangan pendapatan membuat kelompok ini menjadi rentan secara ekonomi.
"Kebijakan bantuan kepada kelompok masyarakat kelas menengah perlu dipikirkan
karena mereka rentan kembali miskin setelah gelombang PHK menimpa para
pekerja," ungkap Lestari Moerdijat dalam keterangan tertulisnya, Rabu (29/4).
Kelompok masyarakat kelas menengah, menurut Rerie sapaan akrab Lestari, punya
peran sebagai penopang perekonomian nasional.
Data Bank Dunia menyatakan 115 juta orang Indonesia berada di kelas menengah
atau hampir separuh dari total penduduk Indonesia yang jumlahnya di kisaran 260
juta.
Kementerian Ketenagakerjaan per 20 April 2020 mencatat 2,1 juta orang dari
116.370 perusahaan kena PHK dan dirumahkan sementara.
Bila penanggulangan wabah Covid-19 memakan waktu yang lebih lama dari
perkiraan, ungkap Rerie, bisa jadi jumlah kelas menengah yang rawan miskin terus
bertambah.
Beberapa kebijakan sebenarnya sudah dikeluarkan pemerintah untuk kelas
menengah dalam menghadapi dampak wabah covid-19.
Misalnya, pembebasan pembayaran Pajak Penghasilan (PPh) bagi pekerja yang
diperluas tidak hanya pada sektor manufaktur tetapi juga ke 18 sektor usaha lain.
"Namun, dampak wabah covid-19 berpotensi memukul lebih dalam kelompok
masyarakat kelas menengah. Dan melihat jumlah masyarakat kelas menengah yang
cukup besar, kiranya perlu dipikirkan mekanisme pemberian bantuan bagi mereka
juga," ujar Rerie.
Page 162 of 181.

