Page 149 - e-KLIPING KETENAGAKERJAAN 13 JANUARI 2020
P. 149

Title          KOMOSI IX DPR-RI DORONG TINGKATKAN SOSIALISASI MANFAAT BPJAMSOSTEK
               Media Name     antaranews.com
               Pub. Date      10 Januari 2020
                              https://www.antaranews.com/berita/1244159/komosi-ix-dpr-ri-dorong-ting katkan-
               Page/URL
                              sosialisasi-manfaat-bpjamsostek
               Media Type     Pers Online
               Sentiment      Positive








               Manado -  Ketua Komisi IX DPR Felly Estelita Runtuwene mendorong peningkatan sosialisasi
               manfaat Badan Penyelenggara Jaminan Sosial Ketenagakerjaan (BPJamsostek) kepada
               seluruh lapisan masyatakat.

                "Di setiap reses anggota Komisi IX DPR maupun DPRD provinsi dan kabupaten kota harus
               memberikan waktu sosialisasi manfaat BPJamsostek ini," katanya saat kunjungan kerja di
               Manado, Sulawesi Utara, Jumat.

                Felly mengatakan hal ini sangat penting sehingga semua lapisan masyarakat lebih paham
               akan manfaat BPJamsostek dan diharapkan mereka akhisnya bisa menjadi peserta.

                Karena, kata Felly Estelita Runtuwene, peserta BPJamsostek bukan hanya pekerja
               penerima upah tapi juga bukan penerima upah seperti nelayan, pengojek, pedagang, sopir
               dan sebagainya.

                Kepala BPJamsostek Cabang Manado Hendrayanto mengatakan pihaknya terus
               menyosialisasikan jaminan sosial kepada kepala daerah di 15 kabupaten dan kota yang ada
               di Provinsi Sulawesi Utara (Sulut), juga perusahaan dan pelaku bisnis lainnya.

                Dia mengatakan bahwa ada begitu banyak pegawai non-ASN yang berada di pemerintahan
               15 kabupaten dan kota di Sulut mulai dari tenaga honorer, guru honorer, petugas
               kebersihan, pegawai di kelurahan dan desa.

                "Kami mendorong karena hal ini merupakan amanat undang-undang yang harus
               dijalankan," katanya.


                Untuk tahap awal yakni, sosialisasi dan edukasi kepada pemerintah daerah, dan nantinya
               mungkin akan dianggarkan dalam APBD.

                Namun, kata dia, setidaknya saat ini sudah ada beberapa kabupaten dan kota yang
               menjamin tenaga kerja non-ASN agar mendapatkan perlindungan.

                Hal ini sangat penting karena pegawai tersebut hanya membayar iuran sebesar Rp16.800
               per bulan akan dijamin Kecelakaan Kerja (JKK) dan Jaminan Kematian (JKM).

                Selain itu, juga menggugah masyarakat yang berkelebihan untuk berdiakonia dengan
               pekerja rentan dalam membayar iuran BPJamsostek, demikian Hendrayanto.

                    Pewarta: Nancy Lynda Tigauw  Editor: Andi Jauhary  COPYRIGHT (c)2020  .





                                                      Page 148 of 175.
   144   145   146   147   148   149   150   151   152   153   154