Page 55 - KLIPING KETENAGAKERJAAN 24 JULI 2019
P. 55
Title BPJS KETENAGAKERJAAN LINDUNGI NELAYAN MELAUT
Media Name indopos.co.id
Pub. Date 23 Juli 2019
https://www.indopos.co.id/read/2019/07/23/182380/bpjs-ketenagakerjaan- lindungi-
Page/URL
nelayan-melaut
Media Type Pers Online
Sentiment Positive
Seluruh nelayan di KSOP (Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan) Muara Angke,
Jakarta Utara didaftarkan program BPJS Ketenagakerjaan. Proses pendaftaran
dilaksanakan setiap hari mulai pukul 08.00 -- 15.00 WIB.
Kepala Kantor Cabang (Kakacab) BPJS Ketenagakerjaan Jakarta Pluit Sulhan
Ibrahim, mengatakan BPJS Ketenagakerjaan sebagai badan hukum publik yang
ditunjuk langsung oleh pemerintah melalui UU No 24 Tahun 2011 Tentang Badan
Penyelenggara Jaminan Sosial, memiliki tanggung jawab besar untuk melindungi
masyarakat pekerja, termasuk para nelayan dan ABK (anak buah kapal).
"Dengan iuran yang besarnya hanya Rp 16.800, maka nelayan sudah mendapatkan
dua program perlindungan yakni perlindungan Jaminan Kecelakaan Kerja (JKK) dan
Jaminan Kematian (JKM)," tegas Sulhan di Jakarta (23/7/2019). Sistem
pendaftarannya adalah para nelayan sebelum pergi melaut membayar iuran, lalu
memperoleh kartu perlindungan di saat itu juga.
Dikatakan, kepesertaan jaminan sosial ketenagakerjaan sangat dibutuhkan nelayan.
Apalagi nelayan tergolong profesi yang berisiko tinggi. "Terutama sekarang ini,
menurut catatan BMKG lagi musim gelombang besar di hampir di seluruh wilayah
lautan Indonesia," paparnya.
Dengan menjadi peserta BPJS Ketenagakerjaan setidaknya nelayan akan lebih
tenang dalam bekerja. Sebab seluruh risiko pekerjaannya ditanggung oleh BPJS
Ketenagakerjaan. "Program Jaminan Kecelakaan Kerja itu manfaatnya sangat besar.
Peserta yang kecelakaan kerja akan ditanggung seluruh pemulihan rumah sakit
sampai sembuh tanpa batas biaya. Berapun biaya medis yang muncul akan
ditanggung, sehingga peserta tak perlu mengeluarkan uang sepeserpun," cetusnya.
Begitu pula dengan risiko disabilitas atau kematian akibat kecelakaan kerja akan
diberikan santunan klaim dengan nilai normatif yang ditetapkan pemerintah. "Yang
jelas peserta atau keluarganya sudah terbebas dari beban manakala terjadi risiko
kerja. Kita tahu sendiri kasus kecelakaan kerja itu biasanya membutuhkan biaya
yang sangat besar yang apabila ditanggung sendiri akan membuat harta pekerja
Page 54 of 122.

