Page 52 - e-KLIPING KETENAGAKERJAAN 05 MARET 2020
P. 52

Title          COVID-19 MEREBAK, BP2MI SEBUT BELUM ADA MORATORIUM PENGIRIMAN PEKERJA
                              MIGRAN
               Media Name     jateng.antaranews.com
               Pub. Date      04 Maret 2020
               Page/URL       https://jateng.antaranews.com/berita/295930/covid-19-merebak-bp2mi-seb ut-belum-
                              ada-moratorium-pengiriman-pekerja-migran
               Media Type     Pers Online
               Sentiment      Positive














               Purwokerto - Badan Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (BP2MI) memastikan
               hingga saat ini belum ada moratorium pengiriman pekerja migran ke luar negeri
               terkait dengan penyebaran virus corona (COVID-19).


                "Kita belum ada kebijakan moratorium, tapi mencegah. Artinya, agak menahan diri,
               lihat situasi di sana, karena kan kita yang bisa 'on' langsung jalan atau enggak kan
               dari badan ini," kata Kepala Biro Hukum dan Humas BP2MI Sukmo Yuwono. di
               Purwokerto, Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah, Rabu.

                Sukmo mengatakan hal itu kepada wartawan di sela kegiatan Penyuluhan
               Peraturan Bidang Penempatan dan Pelindungan Pekerja Migran Indonesia Termasuk
               Pelaksanaan Program SSW dan SP2T di Purwokerto.

                 Lebih lanjut, dia mengatakan Pemerintah Republik Indonesia melalui perwakilan-
               perwakilannya di luar negeri selalu mengimbau kepada seluruh pekerja migran yang
               ada di sana untuk hati-hati  "Tidak hanya mengimbau, pemerintah kita juga
               memberikan masker secara gratis. Mereka yang mempunyai hari libur, bisa
               dipergunakan, bisa enggak. Artinya, kita mengimbau untuk menghindari
               kerumunan-kerumunan," katanya.


                Ia mengatakan sampai saat ini, pekerja migran Indonesia yang sudah positif
               terkena virus corona adalah pekerja yang ada di Singapura dan kebetulan sudah
               sembuh.


                "Nah sekarang kita tinggal memantau yang di Taiwan, yang di Hong Kong, sampai
               saat ini belum ada konfirmasi bahwa ada pekerja migran Indonesia yang kena virus
               corona di negara-negara Asia Pasifik itu. Cuma kita memang harus hati-hati,
               terutama Korea nih, Korea kan sedang mengganas yang di sana," katanya.

                 Sukmo mengatakan pemerintah melalui perwakilannya di Korea sudah mengimbau
               dan mengawasi setiap hari pekerja migran Indonesia yang ada di negara itu dan
               nomor telepon "hotline" 24 jam juga sudah disiapkan.







                                                       Page 51 of 105.
   47   48   49   50   51   52   53   54   55   56   57