Page 47 - e-KLIPING KETENAGAKERJAAN 05 MARET 2020
P. 47

Title          TUNJANGAN PENGANGGURAN, BP JAMSOSTEK PERTANYAKAN SUMBER DANA
               Media Name     bisnis.com
               Pub. Date      04 Maret 2020
                              https://finansial.bisnis.com/read/20200304/215/1208978/tunjangan-penga ngguran-bp-
               Page/URL
                              jamsostek-pertanyakan-sumber-dana
               Media Type     Pers Online
               Sentiment      Positive















               JAKARTA  - Dalam Rancangan Undang-Undang (RUU) Omnibus Law Cipta Kerja,
               pemerintah akan menambah manfaat bagi karyawan melalui Badan Penyelenggara
               Jaminan Sosial (BPJS) Ketenagakerjaan atau sekarang dikenal dengan  BP
               Jamsostek  . Manfaat tambahan ini yakni  Jaminan Kehilangan Pekerjaan (JKP) atau
               awalnya didengungkan dengan tunjangan penggangguran.

                Dalam manfaat tambahan ini, Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga
               Hartarto sebagai penanggung jawab rancangan undang-undang ini menyebutkan
               program baru ini tidak akan memberatkan dunia usaha. BP Jamsostek tidak akan
               menarik iuran baru dalam program tambahan ini.

                 Namun, konsep ini ditampik oleh BP Jamsostek. Direktur Perencanaan Strategis
               dan TI BPJamsostek Sumarjono menjelaskan pihaknya mengusulkan manfaat baru
               bagi peserta itu tetap harus disertai penambahan iuran dari perusahaan dan
               pekerja.


                "Kalau gak membayar [iuran], [maka membayar] manfaatnya pakai apa? Iuran itu
               dari mana [pekerja, pengusaha gabungan keduanya atau pemerintah] itu yang
               masih di diskusikan,"kata Sumarjono, Rabu (4/3/2020)   Menurutnya, jika JKP
               menjadi beban pemerintah, itu akan memberatkan kondisi fiskal. Sehingga ada
               kekhawatiran program JKP tidak bisa bertahan lama.

                "Memang harus ada iuran supaya ini  sustain  . Kalau di Malaysia, skemanya bisa
               dapat JKP kalau sudah jadi peserta 1 tahun. Tujuan 1 tahun agar tetap  collect
               iuran tapi manfaat dibayar oleh pemerintah supaya dana yang terkumpul lebih
               banyak. Jadi tahun pertama dibayar pemerintah dulu, tahun kemudian baru [dibayar
               dari] iuran."  Menurutnya, JKP itu nantinya dirancang dalam 3 komponen manfaat
               yang diberikan kepada pekerja. Pertama, berupa pemberian  cash benefit  atau
               ramai disebut gaji untuk pengangguran.

                "Masyarakat yang kehilangan pekerjaan di waktu tertentu misalnya, 6 bulan akan
               diberikan penggantian upah supaya dia tetap bisa hidup bisa nyicil [urang].







                                                       Page 46 of 105.
   42   43   44   45   46   47   48   49   50   51   52