Page 46 - e-KLIPING KETENAGAKERJAAN 05 MARET 2020
P. 46
"Intinya, jika Indonesia tidak tepat dalam merespons peluang ini, kita akan rugi
karena kehilangan momentum menarik investasi," ujar Enny.
Enny mengingatkan bahwa sekarang telah terjadi pergeseran minat investasi dari
manufaktur ke sektor jasa. Porsi investasi di sektor industri mengalami penurunan
yang sangat besar, turun dari 55 persen pada 2013 menjadi sekitar 35 persen pada
tahun 2019. Sementara itu, industri sektor jasa, naik dari 22 persen pada tahun
2013 menjadi sekitar 50 persen pada 2019.
Menurut Enny, Pemerintah harus mengutamakan insentif dan fasilitas investor yang
mau berinvestasi di sektor industri, terutama industri hulu, padat karya, maupun
substitusi impor. Meskipun demikian, kemudahan perizinan Omnibus Law tersebut
harus diimbangi asas resiprokal atau kesetaraan.
"Kita kasih mereka apa, kita juga harus dapat sesuatu dari mereka yang
bermanfaat untuk kepentingan nasional kita. Nah, itu yang dilakukan oleh China,"
tuturnya. China benar-benar memberikan karpet merah dan segala kemudahan
terhadap investasi di sektor industri. Oleh karena itu, tidak heran jika China kini
telah menjadi pusat rantai produksi global (global supply chain center), dari
sebelumnya sebagai negara tertutup.
Selain stimulus untuk sektor industri, Pemerintah juga dapat mendorong sektor
pariwisata. Enny melihat saat ini merupakan momentum tepat bagi pemerintah
untuk memprovokasi wisata nusantara (wisnus) untuk berlibur di dalam negeri.
Utamanya, dengan memperbaiki fasilitas yang ada di objek pariwisata, misalnya
ketersediaan fasilitas MCK, air bersih, dan perbaikan jalan. Apalagi jika Pemerintah
mampu bekerja sama dengan maskapai penerbangan agar harga tiket domestik
dapat turun.
Tak kalah penting, Pemerintah pun harus mengantisipasi merebaknya Virus Corona
dengan cara memastikan destinasi pariwisata tersebut dilengkapi sarana
pencegahan virus. Mulai dari fasilitas bandara yang menyediakan alat deteksi suhu
badan, ketersediaan masker, maupun sabun cuci tangan di tempat-tempat umum.
Page 45 of 105.

