Page 48 - e-KLIPING KETENAGAKERJAAN 05 MARET 2020
P. 48

Cash benefit  yang diterima biasanya akan terus turun. Kalau di Malaysia tadi
               [awalnya] 80 persen, 50 persen, terus turun 40 persen, 30 persen, 20 persen dari
               upah yang diterima," kata Sumarjono.


                Dalam hal ini dia mengatakan  cash benefit  yang diberikan dalam kurun 6 bulan
               dengan jumlah yang terus menurun setiap bulannya ini dimaksudkan agar orang
               yang terPHK bisa segera mencari kerja.


                "Kalau jumlahnya besar, mereka nanti gak mau cari kerja. Kalau dapat kerjanya
               lebih cepat itu akan ada bonus lah, prosentasi tertentu akan diberikan pada
               mereka."  Kedua, Sumarjono mengatakan, nantinya negara akan memberikan
               vocational training yang akan dibiayai beserta dengan ongkos transportasi.

                "Kemudian yang ketiga ada job placement. Seperti di Jepang ada Helloworks, ada
               aplikasi atau sarana dimana pekerja yang ter-PHK bisa mencari kerja. Itu yang
               mematch kan orang yang ter-PHK dengan perusahaan."  Dia mengatakan saat ini
               peran BPJamsostek lebih kepada memberi masukan kepada pemerintah.

                Dalam hal hak pesangon yang dikhawatirkan akan hilang setelah adanya JKP,
               Sumarjono mengatakan berkaca pada Korea Selatan, mereka secara bertahap
               mengurangi besaran pesangon.

                "Target Korsel itu nantinya gak ada pesangon. Tetapi kalau di Malaysia atau di kita
               gak akan seradikal itu. Saya yakin negara masih mempertimbangkan.".













































                                                       Page 47 of 105.
   43   44   45   46   47   48   49   50   51   52   53