Page 40 - KLIPING KETENAGAKERJAAN 10 MEI 2019
P. 40

Title         MENARUH HARAP THR BIKIN KONSUMSI MENGGELIAT
                Media Name    cnnindonesia.com
                Pub. Date     09 Mei 2019
                              https://www.cnnindonesia.com/ekonomi/20190509112359-532-393315/menaruh -harap-
                Page/URL
                              thr-bikin-konsumsi-menggeliat
                Media Type    Pers Online
                Sentiment     Positive







               Jakarta - Jelang lebaran , selain berkumpul dengan sanak keluarga, tradisi yang
               juga dinanti-nanti adalah Tunjangan Hari Raya ( THR ). Umumnya nominal THR
               diberikan senilai satu bulan gaji dan masuk ke kantong paling lambat sepekan jelang
               hari H.

               Bicara THR, pemerintah juga menganggarkan Rp20 triliun untuk membayarkan THR
               para abdi negara alias PNS . Jumlah ini meningkat 11,85 persen dibanding alokasi
               tahun lalu, yakni Rp17,88 triliun.

               Ekonom Center of Reform on Economics (CORE) Indonesia Piter Abdullah optimistis
               peningkatan THR akan langsung berdampak pada konsumsi masyarakat. Bahkan,
               menurut dia, dampaknya sudah terasa meskipun THR belum direalisasikan.

               Sebab, ekspektasi masyarakat yang akan menerima pemasukan tambahan
               mendorong rencana belanja. "Coba kalau tidak dijanjikan THR, masyarakat tidak
               ada rencana untuk belanja dulu. Kalaupun ada rencana belanja anggarannya
               terbatas," ujarnya dihubungi CNNIndonesia.com , Kamis (9/5).

               Tak seperti alokasi bantuan sosial (bansos) yang menyasar masyarakat tidak
               mampu, alokasi THR justru diberikan kepada seluruh golongan. Sementara, secara
               kontribusi, masyarakat tidak mampu penerima bansos cuma menyumbang 20
               persen terhadap konsumsi rumah tangga secara keseluruhan.

               Karenanya, Piter meyakini dampak kucuran THR bisa merangsang konsumsi
               masyarakat yang ujung-ujungnya mendorong pertumbuhan ekonomi. Apalagi,
               puncak pertumbuhan ekonomi kuartalan biasanya terjadi pada periode ramadan dan
               lebaran.

               Hal itu disebabkan oleh komponen penopang terbesar perekonomian Indonesia
               masih berasal dari konsumsi rumah tangga. Atas peningkatan konsumsi tersebut,
               sektor ritel pakaian, makanan minuman, transportasi juga biasanya akan mendapat
               angin segar.

               Peningkatan konsumsi akibat kucuran THR pada periode lebaran dan ramadan juga
               dapat mengimbangi kegiatan investasi korporasi yang cenderung melambat karena
               banyaknya hari libur.




                                                       Page 39 of 80.
   35   36   37   38   39   40   41   42   43   44   45