Page 21 - e-KLIPING KETENAGAKERJAAN 25 JUNI 2020
P. 21

Kontraksi terjadi ketika pemerintah mulai memberlakukan Pembatasan Sosial Berskala Besar
              (PSBB) demi mempersempit penyebaran virus Covid-19 sejak Maret 2020. Dengan demikian,
              praktis semua aktivitas masyarakat di luar rumah berhenti total.

              Agar ancaman resesi tidak makin mendekat, Menkeu telah mempersiapkan sejumlah skema
              penyelamatan. Antara lain optimisme dan berharap ekonomi Indonesia bisa tumbuh positif pada
              kuartal DI-2020. Meski pertumbuhan hanya di kisaran 1%, Indonesia dapat lolos dari jerat resesi
              lantaran hanya mengalami kontraksi pada kuartal 11-2020.
              Tidak hanya itu. Jika skenario ekonomi Indonesia jatuh hingga minus 1,6% pada kuartal IU-
              2020,  itu  berarti  negeri  ini  terkena  resesi.  "Kami  berharap  kuartal  III  dan  kuartal  IV  2020
              (pertumbuhan ekonomi) 1,4% atau kalau dalam negatif bisa minus 1,6%. Itu technically bisa
              resesi kalau kuartal III negatif dan secara teknis Indonesia bisa masuk zona resesi," ujar Sri
              Mulyani beberapa waktu lalu.

              Lantas  bagaimana  mengatasi  kondisi  demikian?  Memang  berbagai  upaya  harus  ditempuh
              pemerintah karena resesi ekonomi bukan sekadar simbol angka negatif pertumbuhan ekonomi
              belaka.  Lebih  dari  itu,  resesi  ekonomi  memiliki  dampak  nyata  kepada  masyarakat.  Dampak
              paling nyata adalah bertambahnya jumlah pengangguran. Alasannya, pertumbuhan ekonomi
              minus seringkali ditandai dengan perlambat-an produktivitas sektor produksi.

              Masalah pengangguran tersebut sebetulnya sudah bisa dilihat mulai saat ini. Walau resesi belum
              terjadi,  angka  pengangguran  sudah  mulai  kelihatan  tren  meningkat.  Itu  tercermin  dari
              keputusan  sejumlah  perusahaan  melakukan  PHK  karyawan  mereka.  Kementerian
              Ketenagakerjaan  mencatat  jumlah  pekerja  yang  terkena  PHK  dan  dirumahkan  di  tengah
              pandemi Covid-19 mencapai 2,9 juta perawal Mei 2020.

              Bahkan data berbeda disampaikan Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia. Menurut data
              Kadin, jumlah pekerja yang terkena PHK akibat virus corona sudah mencapai 6,4 juta orang.
              Angka  itu  didapat  berdasarkan  laporan  berkala  yang  disampaikan  berbagai  asosiasi  usaha
              kepada Kadin. Angka ini tentu bakal meningkat apabila ekonomi mengalami resesi.

              Meski  demikian,  Beberapa  faktor  yang  memberikan  harapan,  menurut  Menkeu,  adanya
              sentimen positif investor global di pasar keuangan dan bursa sa-hamdalam negeri. "Sentimen
              yangtadinya volatile dan negatif menjadi memiliki harapan," ujarnya.

              Kemudian,  beban  pembayaran  yield  atau  bunga  surat  utang  negara  mulai  berkurang.  Dari
              indikator keuangan yield government bond lebih baik. Ini mencerminkan stabilitas dalam upaya
              pemulihan ekonomi nasional mulai terlihat.

              Indonesia sama halnya dengan banyak negara di dunia yang ekonominya terdampak pandemi
              virus corona. Di kawasan ASEAN, pertumbuhan ekonomi negatif pada kuartal II juga diprediksi
              terjadi di inga-pura dan Malaysia, yaitu masing-masing minus 6,8% dan 8,0%. Sementara, di
              negara maju, seperti AS diproyeksikan minus 9,7%, Inggris minus 15,4%, Jerman minus 11,2%,
              Prancis minus 17,2% dan Jepang minus 8,3%. Semoga.















                                                           20
   16   17   18   19   20   21   22   23   24   25   26