Page 344 - e-KLIPING KETENAGAKERJAAN 4 MEI 2020
P. 344
Title POLITIKUS DEMOKRAT MINTA PEMERINTAH TOLAK TKA CHINA DI KONAWE
Media Name cnnindonesia.com
Pub. Date 02 Mei 2020
https://www.cnnindonesia.com/nasional/20200502104750-32-499377/politik us-
Page/URL
demokrat-minta-pemerintah-tolak-tka-china-di-konawe
Media Type Pers Online
Sentiment Positive
Jakarta - Pemerintah pusat didesak agar menolak secara tegas rencana kedatangan
500 Tenaga Kerja Asing (TKA) asal China di Konawe Utara, Sulawesi Tenggara
(Sultra).
Desakan itu disampaikan salah satu anggota Komisi I DPR RI dari Fraksi Partai
Demokrat Syarief Hasan agar Presiden Joko Widodo menghentikan rencana itu.
Ratusan TKA asal China itu diklaim bakal bekerja di perusahaan pemurnian nikel PT
Virtue Dragon Nickel Industry, di Morosi, Kabupaten Konawe, Provinsi Sultra.
Politikus senior Partai Demokrat itu menilai pemberian izin masuk Sultra kepada 500
TKA asal China itu akan menjadi contoh ketidaktegasan pemerintah dalam
menangani pandemi virus corona.
"Bila diizinkan masuk, akan menjadi contoh ketidaktegasan pemerintah dalam hal
penanganan penyebaran pandemi Covid 19, apalagi TKA tersebut berasal dari
epicentrum pandemi global [yakni] China," ujar Syarief.
Wakil Ketua MPR itu juga menyatakan bahwa kedatangan 500 TKA asal China akan
menghadirkan ketidakadilan di tengah kehidupan masyarakat Sultra. Pasalnya, kata
Syarief, banyak masyarakat Sultra yang telah kehilangan pekerjaan dan
membutuhkan pekerjaan baru pascapandemi virus corona.
"Kita tidak alergi atau diskriminatif terhadap TKA China tersebut tetapi waktunya
sangat tidak tepat dan tidak adil bagi rakyat Indonesia," tuturnya.
Sementara itu, anggota Komisi IX DPR RI dari Fraksi Partai Demokrasi Indonesia
Perjuangan (PDIP) Muchamad Nabil Haroen meminta Kementerian Ketenagakerjaan
menyelidiki rencana kedatangan 500 TKA asal China di Sultra.
Ratusan TKA itu dikabarkan bakal bekerja di perusahaan pemurnian nikel PT Virtue
Dragon Nickel Industry, di Morosi, Kabupaten Konawe, Provinsi Sulawesi Tenggara
di tengah pandemi virus corona (Covid-19).
Nabil mengatakan penyelidikan harus dilakukan untuk mengetahui kemungkinan
unsur kesengajaan atau mekanisme lain sehingga TKA asal China tersebut bisa
Page 343 of 695.

