Page 352 - e-KLIPING KETENAGAKERJAAN 4 MEI 2020
P. 352

2020, dan untuk tahap I sudah diproduksi dan didistribusikan. Saat ini masih tahap
               II dan sebagian besar hasilnya sudah didistribusikan. Untuk tahap III diperkirakan
               sampai dengan bulan Juni 2020," kata Ida.

               Jumlah BLK dan BPP yang mengikuti pelatihan tanggap Covid-19 sebanyak 19 BLK
               UPTP; 2 BPP UPTP; 129 BLK UPTD dan 4 BLK Komunitas.

               "Pelatihan mempertimbangkan protocol kesehatan, PSBB dan kebijakan/peraturan
               pemerintah lainnya, maka metode pelatihan yang digunakan berupa Online
               Training; Blended Training; Distance Training dan Off-line training," kata Ida.

               Pelatihan tanggap Covid-19 telah menghasilkan produksi masker sebanyak
               2.097.500 buah faceshield 64.800 buah, hand sanitizer 136.250 liter, dan baju alat
               pelindung diri (APD)/Hazmet sebanyak 56.000 buah, cooking 318.000 boks nasi,
               wastafel Covid-19 1.584 buah, peti Covid-19 sebanyak 50 buah dan disinfektan
               sebanyak 82.940 liter.

               Hasil produksi dari pelatihan digunakan/dimanfaatkan oleh masyarakat guna
               menanggulangi penyebaran Covid-19, diantaranya untuk petugas rumah sakit dan
               Puskesmas; petugas TNI dan Polri; Posko Penanganan Covid-19 dan BNPB; asosiasi
               kedokteran/tenaga kesehatan; relawan penanganan Covid-19; pengendara jalan
               umum dan ojek; pedagang pasar dan kaki lima; pegawai/karyawan instansi
               pemerintah/swasta; dan petugas sekuriti kementerian/lembaga, instansi pemerintah
               daerah dan swasta.

               Sementara itu, Dirjen Pembinaan Pelatihan dan produktivitas (Binalattas) Kemnaker
               , Bambang Satrio Lelono mengatakan, Kemnaker melakukan refocusing program-
               program pelatihan di BLK-BLK sebagai upaya untuk mengantisipasi Covid-19 dan
               dampaknya.

               "Refocusing program pelatihan kerja di BLK ini sesuai dengan Instruksi Presiden
               Nomor 4 Tahun 2020 tentang Refocusing Kegiatan, Realokasi Anggaran, serta
               Pengadaan Barang dan Jasa dalam rangka Percepatan Penanganan COVID-19,
               "katanya.

               Jenis-jenis program pelatihan yang di-refocusing menjadi program pelatihan
               tanggap COVID-19 adalah jenis program pelatihan yang memiliki durasi/waktu
               pelatihan yang panjang, (lebih dari 240 Jam Pelajaran (JP)) dan membutuhkan
               kehadiran peserta secara fisik seperti program pelatihan; Otomotif, Las, Listrik,
               Bangunan, AC/Refrigerasi, atau sejenisnya.















                                                      Page 351 of 695.
   347   348   349   350   351   352   353   354   355   356   357