Page 662 - e-KLIPING KETENAGAKERJAAN 4 MEI 2020
P. 662
tegas Airlangga.
Airlangga juga kembali menjelaskan saat kondisi COVID-19, pelatihan yang
diberikan adalah melalui mekanisme pembelajaran "online" namun setelah COVID-
19 selesai maka akan dimulai juga pelatihan secara "offline".
"Tidak benar seluruh paket pelatihan itu ditumpahkan ke paltform tersebut karena
itu jumlah rata-rata terpakai per hari ini gelombang pertama adalah rata-rata Rp500
ribu, tentu kita lihat begitu jumlah membesar dari segi pasar akan turun," kata
Airlangga.
Pemerintah telah membuka pendaftaran Kartu Pra Kerja gelombang pertama pada
11-16 April 2020. Tercatat sebanyak 5.965.048 pengguna (user) yang melakukan
pendaftaran program Kartu Prakerja tahap I dengan 4,428 juta pendaftar
terverifikasi melalui email dan yang sesuai dengan kriteria sebanyak 2,07 juta
peserta.
Dari jumlah tersebut, pemerintah hanya akan meloloskan sebanyak 168.111 peserta
untuk mengikuti pelatihan. Target seluruh penerima manfaat Kartu Pra Kerja adalah
5,6 juta orang pekerja.
Mereka yang berhasil mendapatkan Kartu Pra Kerja akan mendapat insentif total
sebesar Rp3,55 juta.
Rinciannya adalah pertama bantuan biaya pelatihan sebesar Rp1 juta yang dapat
dipergunakan untuk membeli satu atau lebih pelatihan di mitra platform digital,
kedua insentif pasca penuntasan pelatihan pertama sebesar Rp2,4 juta terdiri dari
Rp600 ribu per bulan, dan ketiga insentif pascapengisian yaitu survei evaluasi
sebesar Rp50.000 per surveinya dengan 3 survei yang memiliki total Rp150 ribu.
Dana insentif akan ditransfer melalui rekening bank atau e-wallet LinkAja, Ovo atau
GoPay milik peserta.
Adapun 8 "platform" digital yang dinyatakan pemerintah untuk memberikan
pelatihan adalah Tokopedia, Ruangguru melalui platform Skill Academy,
MauBelajarApa, Bukalapak, Pintaria, Sekolahmu, Kementerian Ketenagakerjaan dan
Pijarmahir.
Pada gelombang pertama pemerintah sudah menerima 168.111 orang yang lolos
dan gelombang kedua ada 288.154 peserta yang lolos. Jumlah masyarakat yang
mendaftar sampai dengan 28 April 2020, tercatat sebanyak 8,6 juta orang.
Pemerintah telah menganggarkan dana sebesar Rp596,8 miliar untuk 168.111
peserta yang telah diterima di gelombang I. Secara total, pemerintah menyediakan
Rp20 triliun yang diperuntukkan bagi 5,6 juta peserta Kartu Pra Kerja untuk tahun
ini. Rencananya ada gelombang 30 sampai November 2020.
Page 661 of 695.

