Page 664 - e-KLIPING KETENAGAKERJAAN 4 MEI 2020
P. 664

Title          JELANG MAY DAY, BURUH LAKUKAN KAMPANYE VIRTUAL DAN BAKTI SOSIAL
               Media Name     kompas.com
               Pub. Date      30 April 2020
                              https://money.kompas.com/read/2020/04/30/151056426/jelang-may-day-buru h-
               Page/URL
                              lakukan-kampanye-virtual-dan-bakti-sosial
               Media Type     Pers Online
               Sentiment      Positive







               Para buruh kerap turun ke jalan menyuarakan aspirasi mereka setiap tanggal 1 Mei
               yang diperingati sebagai Hari Buruh Internasional.

               Namun, ada yang berbeda dengan peringatan Hari Buruh pada tahun ini.

               Alih-alih demonstrasi, para buruh akan menggelar bakti sosial berupa pemberian
               donasi alat pelindung diri (APD) untuk tenaga medis di rumah sakit dan klinik.

               Para buruh juga akan melakukan aksi virtual kampanye di media sosial untuk
               menyuarakan tiga isu May Day.

               Ketiga isu tersebut yakni tolak omnibus law, stop PHK, dan liburkan buruh dengan
               upah dan THR 100 persen.

               "KSPI juga akan melakukan pemasangan spanduk di perusahaan dan tempat-
               tempat strategis terkait dengan tiga isu di atas. Termasuk seruan dan ajakan agar
               masyarakat bersama-sama memerangi Covid-19," kata Presiden Konfederasi Serikat
               Pekerja Indonesia (KSPI) Said Iqbal melalui pesan tertulis, Kamis (30/4/2020).

               Selain itu, KSPI juga akan melakukan kegiatan Penggalangan Dana Buruh for
               Solidaritas Pangan dan Kesehatan.

               Di beberapa daerah, lanjut Said Iqbal, juga akan dibuka lumbung pangan, dengan
               mengumpulkan serta menyediakan bahan makanan untuk masyarakat sekitar.

               Pada peringatan Hari Buruh, mereka akan tetap menyuarakan penolakan Omnibus
               Law RUU Cipta Kerja meski Presiden Joko Widodo telah menangguhkannya.

               "Langkah berikutnya, kami memohon Presiden men-drop klaster ketenagakerjaan
               dari RUU Cipta Kerja," ungkao dia.

               Buruh juga akan menyuarakan agar menghentikan tindakan PHK di massa pandemi
               corona ini. Untuk itu, KSPI mendesak agar pemerintah melakukan langkah sungguh-
               sungguh untuk mencegah PHK.

               "Perusahaan yang melakukan PHK harus diaudit oleh akuntan publik. Untuk melihat
               apakah benar-benar rugi atau menjadikan alasan pandemi untuk memecat buruh,"




                                                      Page 663 of 695.
   659   660   661   662   663   664   665   666   667   668   669