Page 179 - E-KLIPING KETENAGAKERJAAN 24 JUNI 2020
P. 179
Menteri Tenaga Kerja Ida Fauziyah mengutip data Kemenaker menyatakan, hingga 27 Mei 2020,
sektor formal yang dirumahkan mencapai 1.058.284 pekerja dan sebanyak 380.221 orang
pekerja mengalami PHK.
Menteri Ida menyatakan, sejumlah sektor industri tidak lagi operasi, sehingga banyak
perusahaan kehilangan pendapatan, sebagian tutup, artinya melakukan PHK dan merumahkan
pekerja.
"Hal ini pilihan pahit perusahaan dan tentu menambah pengangguran," kata Menaker Ida
Fauziyah dalam pernyataan resminya baru-baru ini.
Sejumlah perusahaan yang diketahui telah mengambil langkah PHK terhadap sebagian
karyawannya antara lain Ramayana Departement Store, Indosat, Bukalapak dan juga Grab.
Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati sebelumnya memperkirakan perekonomian Indonesia
di kuartal II 2020 bakal terkontraksi hingga minus 3,8 persen.
"Kuartal 2 kita akan menghadapi tekanan yang tidak mudah. Kemungkinan kita akan dalam
kondisi pertumbuhan ekonomi negatif. Estimasi BKF 3,8 persen minus," ucap Sri Mulyani.
Harryadin pun meminta kepada pemerintah agar tanggap terhadap situasi yang memburuk ini.
"Paket stimulus yang tengah digodok pemerintah harus tepat sasaran, terutama diarahkan ke
sektor yang menyerap banyak tenaga kerja agar kondisi pelaku bisnis cepat pulih dan kembali
dapat menyerap tenaga kerja," jelas Harryadin.
Harryadin mengatakan, pandemi Covid-19 membuat perusahaan cenderung memperkuat bisnis
intinya.
Dampaknya, bisnis atau layanan lain akan ditutup, demi menjaga keberlangsung bisnis jangka
panjangnya.
Dia menambahkan, dengan kondisi daya beli masyarakat yang sedang turun karena pandemi,
perusahaan tidak akan menempuh opsi menaikkan harga jual. Karena itu pilihan yang lebih
rasional diambil adalah melakukan efisiensi usaha.
Ekonom Indef Bhima Yudhistira menjelaskan, tren PHK masih akan berlangsung sebagai dampak
dari kebijakan berbagai perusahaan untuk menutup sejumlah layanan mereka dan memperkuat
bisnis inti.
"Sebagai dampak dari penerapan strategi kembali ke bisnis inti itu, gelombang PHK tidak akan
berhenti di tahun ini. Angka pengangguran maupun tingkat kemiskinan akan meningkat," ujar
Bhima belum lama ini.
Bhima menilai kondisi yang terjadi di berbagai perusahaan ini harusnya segera ditanggapi
pemerintah dengan memperbesar stimulus mengingat realisasi stimulus bagi dunia usaha masih
rendah.
Bhima menegaskan, yang mendesak agar segera dilakukan Pemerintah adalah mendorong daya
beli masyarakat sehingga pada akhirnya, menopang keberlangsungan dunia usaha.
Bhima menyebutkan saat ini belum semua UMKM di Indonesia mendapatkan relaksasi kredit.
Sementara di negara tetangga seperti di Malaysia, UMKM-nya mendapatkan hibah dari
pemerintah.
kbc 10.
178

