Page 35 - E-KLIPING KETENAGAKERJAAN 24 JUNI 2020
P. 35
"Kedua bisnis ini, GoLife dan GoFood Festival membutuhkan interaksi jarak dekat, dan
mengalami penurunan permintaan secara signifikan dalam beberapa bulan terakhir seiring
dengan pandemi COVID-19. Aplikasi GoLife dapat digunakan hingga 27 Juli 2020," terang
Gojek dalam pernyataan persnya.
Buntut keputusan tersebut, Gojek pun harus memberhentikan sebanyak 430 karyawan atau 9
persen dari total karyawannya.
Sebagian besar karyawan yang diberhentikan tersebut berasal dari divisi yang terkait dengan
GoLife dan GoFood Festival .
Co-CEO Gojek Andre Soelistyo memastikan ini merupakan keputusan pengurangan karyawan
satu-satunya yang dilakukan Gojek ditengah masa Pandemi covid-19.
"Kami ingin memastikan bahwa keputusan pengurangan karyawan ini merupakan satu-satunya
yang kami lakukan di tengah situasi COVID-19," terang Andre.
Putus Mitra GoLife Penutupan layanan GoLife juga berdampak pada mitra GoLife .
Namun demikian, Gojek tidak akan begitu saja memutus hubungan dengan mitranya tersebut.
Gojek akan memberikan dukungan berupa 'Program Solidaritas Mitra COVID-19' kepada mitra
yang aktif menggunakan platform sebelum adanya pembatasan akibat COVID-19.
Hal ini berupa program peningkatan keterampilan melalui pelatihan online yang dapat menjadi
bekal jangka panjang untuk memperoleh penghasilan tambahan.
Selain itu, Gojek juga akan memberikan program bantuan dana tunai untuk mitra aktif yang
memenuhi kriteria.
Pesangon untuk Karyawan Terdampak Gojek menjelaskan, bagi karyawan yang terdampak
dengan keputusan tersebut, akan diberikan sejumlah dukungan, diantaranya.
1. Pesangon: Keberlangsungan finansial menjadi perhatian terbesar saat ini. Karyawan yang
terdampak akan menerima pesangon.
"Kami menetapkan minimum gaji 4 pekan, ditambah 4 pekan gaji untuk setiap tahun lamanya
bekerja." 2. Pembayaran gaji selama periode pemberitahuan: Gojek tidak mewajibkan
karyawan yang terdampak untuk bekerja saat sudah memasuki periode pemberitahuan,.
Hal ini agar karyawan dapat fokus memikirkan mengenai rencana mereka di masa mendatang,
tetapi Gojek tetap akan membayar gaji mereka secara penuh.
3. Equity arrangement: Masa tunggu bagi karyawan yang memiliki hak kepemilikan saham akan
dihapus, sehingga karyawan yang meninggalkan Gojek dapat memiliki saham di perusahaan
yang telah mereka bangun.
4. Pembayaran cuti tahunan dan hak lainnya: Gojek akan membayarkan cuti tahunan yang tidak
digunakan, selain juga hak-hak lainnya termasuk cuti melahirkan.
5. Perpanjangan asuransi kesehatan: Di tengah krisis kesehatan global ini, kami ingin
memastikan bahwa kebutuhan terkait kesehatan karyawan yang terdampak tetap dapat
terpenuhi.
"Kami akan memperpanjang skema asuransi kesehatan bagi karyawan yang terdampak dan
juga bagi keluarga mereka, hingga 31 Desember 2020," tulis pernyataan dari Gojek.
34

