Page 87 - e-KLIPING KETENAGAKERJAAN 2 JUNI 2020
P. 87
Title KEMNAKER PULANGKAN 9 ABK WNI DARI TIONGKOK
Media Name fajar.co.id
Pub. Date 31 Mei 2020
Page/URL https://fajar.co.id/2020/05/31/kemnaker-pulangkan-9-abk-wni-dari-tiong kok/
Media Type Pers Online
Sentiment Positive
JAKARTA -- Sembilan anak buah kapal (ABK) berkebangsaan Indonesa (WNI) yang
bekerja di kapal perusahaan Tiongkok, Zhouyu 603 dan 605 berhasil dipulangkan.
Mereka tiba di Jakarta pada Jumat (29/5) malam. Para ABK ini diketahui mengalami
perlakuan tak layak selama bekerja.
Adapun kesembilan ABK tersebut meliputi Nugi Pagestu (Bandung, Jawa Barat), Eko
Abdurrachman, Rohman, dan Agung (Cirebon, Jawa Barat). Kemudian, Aidul
(Lampung Selatan, Lampung), Arief Saefudin (Kediri, Jawa Timur), serta Lasiran
(Kebumen, Jawa Tengah).
Selanjutnya, David Malvino (Jakarta) dan Erik (Palu, Sulawesi Tengah). Mereka
bekerja sejak tanggal 13 Oktober 2019 hingga April 2020 dan memiliki kontrak kerja
selama dua tahun (13 Oktober 2019 - 12 Oktober 2021).
Kedatangan mereka langsung disambut oleh Menteri Ketenagakerjaan (Menaker)
Ida Fauziyah. Ia sengaja datang untuk memberikan dukungan moril dan kepedulian
pemerintah akan nasib pekerja Indonesia.
Dari pertemuan tersebut, Ida banyak dicurhati oleh para ABK WNI tersebut. Nugi
salah satunya. Dia mengungkapkan, banyak pelajaran berharga yang didapatnya
selama tujuh bulan bekerja menjadi ABK. Ia juga jera berangkat keluar negeri
melalui calo.
"Selain bekerja tak sesuai kontrak kerja, makan juga tak layak selama di atas kapal.
Penghasilan pun banyak sekali memperoleh potongan," keluhnya.
Hal ini diamini Lasiran. Dia mengaku, meski kerja di kapal ikan, mereka hanya
makan ikan 1-2 kali sebulan.
Selama di kapal, mereka hanya mengonsumsi sayur busuk, kacang, cumi gosong,
nasi campur air yang sama sekali tak layak. "Minum juga dari sulingan air laut,"
ujarnya.
Senada, salah satu ABK lainnya, Rohman pun mengungkapkan hal yang sama.
Diakuinya, berangkat melalui calo merupakan keputusan yang salah.
Page 86 of 197.

