Page 88 - e-KLIPING KETENAGAKERJAAN 2 JUNI 2020
P. 88

Saat itu memang yang jadi pikiran hanya uang dan urusan perlindungan jadi nomor
               kesekian. "Ini pelajaran berharga agar kalau mau berangkat pelajari kontrak kerja
               sebagai awak kapal dan cek perusahaan secara teliti," ungkap Rohman.


               Ida mengungkapkan, pada dokumen crew salary contract memang terdapat
               berbagai macam potongan. yaitu uang jaminan dan potongan jaminan. Sehingga
               gaji yang diterima kurang dari gaji yang seharusnya USD 300.


               "Uang saku yang dijanjikan sebesar USD 50 juga tidak diterima oleh para ABK,"
               katanya.


               Atas kejadian ini, Ida meminta agar seluruh calon pekerja migrant Indonesia (PMI)
               mempelajari secara seksama kontrak kerja sebelum berangkat, serta mempelajari
               kredibilitas dan legalitas perusahaan. Para ABK juga diminta mendatangi kantor
               Disnaker setempat atau Layanan Terpadu Satu Atap (LTSA) di daerah untuk
               mendapat keterangan secara jelas.

               "Jadi sebelum berangkat cek dulu semuanya. Jangan termakan iming-iming calo,"
               tegasnya.

               Dia berjanji, pemerintah melakukan berbagai upaya agar semua cerita menyedihkan
               tentang penderitaan dan kekerasan terhadap ABK Indonesia tidak terulang lagi.
               Termasuk memperkuat aspek regulasi dan pengawasan.

               Kepala BP2MI Benny Rhamdani menegaskan hal yang sama. Dia mengatakan,
               BP2MI akan menjadi mimpi buruk bagi perusahaan-perusahaan yang
               mengeksploitasi PMI.

               "Semua kasus dan pengaduan tentang kekerasan dan ekploitasi ABK akan kami
               bikin laporan resmi ke Bareskrim Mabes Polri. Sehingga hukum tegas bisa benar-
               benar ditegakkan," ungkap Benny. (Jpg).


































                                                       Page 87 of 197.
   83   84   85   86   87   88   89   90   91   92   93