Page 89 - e-KLIPING KETENAGAKERJAAN 2 JUNI 2020
P. 89

CERITA SEDIH ABK WNI: MAKAN IKAN SEBULAN HANYA 2 KALI HINGGA MINUM DARI
               Title
                              SULINGAN AIR LAUT
               Media Name     tribunnews.com
               Pub. Date      31 Mei 2020
                              https://www.tribunnews.com/nasional/2020/05/31/cerita-sedih-abk-wni-ma kan-ikan-
               Page/URL
                              sebulan-hanya-2-kali-hingga-minum-dari-sulingan-air-laut
               Media Type     Pers Online
               Sentiment      Positive














               Laporan Wartawan Tribunnews, Larasati Dyah Utami  , JAKARTA  - Sembilan anak
               buah kapal (ABK) asal Indonesia dari kapal berbendera China tiba di Indonesia,
               pada Jumat (29/5/2020) malam.

               Kepulangan mereka kembali ditemukan cerita menyedihkan, seperti yang dialami
               Lasiran yang berasal dari  Kebumen  ,  Jawa Tengah  .

               Ia mengatakan  ABK WNI  yang bekerja di kapal tidak mendapatkan asupan
               makanan dan minuman yang layak.

               Mirisnya lagi para ABK yang bekerja di kapal ikan, bahkan jarang mengonsumsi ikan
               hasil tangkapannya.

               "Kita kerja di kapal ikan, tapi makan ikan cuma 1-2 kali dalam sebulan. Betul ini,"
               kata ABK Lasiran dalam keterangannya.

               ABK terkadang makan-makanan busuk hingga minum dari  sulingan air laut  .


               "Yang dimakan sayur busuk, kacang, cumi gosong, jemur ikan teri setelah kering
               dibuang, nasi campur air tak ada rasa sama sekali dan minum dari  sulingan air laut
               ," lanjut Lasiran.


               Salah satu ABK asal Bandung bernama Nugi mengaku bekerja sebagai ABK selama
               tujuh bulan.

               Berangkat kerja keluar negeri di tangan calo menjadi pelajaran berharga baginya. Ia
               pun mengaku jera.

               Selain bekerja tak sesuai kontrak kerja, ia juga makan makanan tak layak selama di
               atas kapal, penghasilannya pun banyak sekali memperoleh potongan.

               "Kami berangkat dari calo, jadi pikiran kita cuma duit dan duit, tak ada perlindungan
               dari agency. Ini pelajaran berharga agar kalau mau berangkat pelajari kontrak kerja
               sebagai awak kapal dan cek perusahaan secara teliti," ujarnya.




                                                       Page 88 of 197.
   84   85   86   87   88   89   90   91   92   93   94