Page 80 - e-KLIPING KETENAGAKERJAAN 22 OKTOBER 2019
P. 80
Title UMP SUMSEL NAIK 8,51 PERSEN MENJADI RP 3,04 JUTA
Media Name kumparan.com
Pub. Date 21 Oktober 2019
https://kumparan.com/urbanid/ump-sumsel-naik-8-51-persen-menjadi-rp-3- 04-juta-
Page/URL
1s6Age3VvH6
Media Type Pers Online
Sentiment Positive
Dewan Pengupahan Sumatera Selatan menetapkan upah minimum provinsi (UMP)
sebesar Rp 3.043.111 untuk tahun 2020 mendatang. Jumlah tersebut mengalami
kenaikan 8,51 persen dibanding UMP tahun 2019 sebesar 2,8 juta. Keputusan
tersebut merupakan hasil rapat dewan yang terdiri dari pemerintah provinsi, asosiasi
pengusaha dan serikat pekerja.
Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Sumsel, Koimudin mengatakan
besaran upah baru itu mulai berlaku pada 1 Januari 2020. Menurutnya, ada lima
faktor yang menjadi pertimbangan dewan pengupahan menaikkan UMP 8,51 persen
tersebut.
"Hasil rapat diputuskan UMP naik menjadi Rp 3,04 juta dari sebelumnya Rp 2,8
juta," kata Koimudin, Senin (21/10).
Koimudin bilang, adapun pertimbangan untuk menaikan UMP tersebut, yakni; nilai
kebutuhan hidup layak (KHL) 2019 kabupaten/kota, data tingkat inflasi nasional
tahun 2019 yang sebesar 3,39 persen, pertumbuhan ekonomi nasional yang sebesar
5,12 persen, UMP Sumsel 2019, dan terkait regulasi berupa Peraturan Pemerintah
(PP) Nomor 78 tahun 2015.
"Pemerintah akan memastikan perusahaan di Sumsel tidak melakukan penangguhan
untuk UMP yang telah ditetapkan," katanya.
Meski begitu, kata dia, jikapun ada perusahaan yang keberatan dengan penetapan
upah tersebut, mereka dapat mengajukan penangguhan hingga masa 10 hari
sebelum UMP berlaku pada 1 Januari 2020.
"Bagi yang tidak sanggup boleh mengajukan penangguhan kepada gubernur
Sumsel, nanti dikaji dahulu sesuai atau tidak penangguhan tersebut," katanya.
Page 79 of 104.

