Page 159 - e-KLIPING KETENAGAKERJAAN 15 JUNI 2020
P. 159
Utoh memaparkan, akumulasi klaim JHT sejak Januari hingga 10 Juni 2020 sudah ada 922 ribu
klaim.
"Ada lima Kanwil (kantor wilayah BPJAMSOSTEK, red) yang bebannya paling berat (banyak klaim
JHT), yang pertama Kanwil DKI (Jakarta), Kanwil Banten, Jawa Barat, Jawa Tengah, Jawa
Timur. Yang berat bebannya itu kantor-kantor yang ada di kota penyangga, kawasan industri
karena banyak pekerja yang tinggal di daerah tersebut," papar Utoh saat ditemui di Kantor
Cabang BPJS Ketenagakerjaan Cikokol Tangerang. Jumat (12/6/2020).
Utoh menjelaskan, proses klaim JHT secara online dapat dilakukan di kantor cabang manapun
seluruh Indonesia, sehingga peserta dapat memilih kantor cabang di daerah manapun jika di
daerahnya sudah penuh. Nantinya, peserta akan diverifikasi oleh cus-tomer Service (CS) dari
kantor cabang yang dipilih.
"Walaupun kita sudah punya pelayanan yang offline ini. kita tetap mengimbau peserta
menggunakan layanan online. Layanan Online itu bisa memilih kantor cabang. Kalau kesulitan
di lima kantor wilayah itu, coba daerah lain, ke Aceh, Papua, nggak masalah," papar Utoh.
la juga mengingatkan peserta BPJAMSOSTEK untuk melengkapi data saat proses verifikasi. Jika
data lengkap, sebut Utoh. proses pencairan JHT menjadi lebih cepat.
Kendala lainnya, kata Utoh, peserta tidak menjawab panggilan video dari CS yang akan
memverifikasi data. Padahal, salah satu syarat agar JHT bisa diberikan, yakni data peserta
lengkap dan sudah diproses verifikasi.
Lantas, berapa lama JHT bisa diterima oleh peserta jaminan?
Direktur Utama BPJAMSOSTEK Agus Susanto menjelaskan, untuk mendapatkan JHT peserta
terlebih dahulu harus melengkapi dokumen persyaratan. Dokumen yang dimaksud, yaitu KTP,
Kk, Kartu Peserta BPJamsostek, paklaring, buku rekening aktif, dan NPWP untuk penerima JHT
di atas Rp 50 juta.
Setelah itu, akan dilakukan verifikasi dokumen oleh customer service (CS) BPJAMSOSTEK. Bagi
peserta yang datang ke kantor cabang, proses verifikasi akan dilakukan dengan metode one to
many---CS dapat melayani 4-5 orang secara bersamaan---melalui perangkat komputer yang
tersedia. Sementara itu, untuk antrian online, CSakan melakukan video call.
Agus menegaskan, pembayaran dikirimkan maksimal tujuh hari setelah peserta melengkapi data
dan melalui verifikasi.
"Namun dalam praktiknya ini (pembayaran JHT) kita akan lakukan sekitar 24 jam dari dokumen
itu lengkap," ujar Agus yang ditemui saat kunjungan ke Kantor Cabang BPJAMSOSTEK
Tangerang Cikokol, Jumat (12/5/2020).
Dari tiga kanal yang tersedia, Agus mengimbau peserta dapat menggunakan layanan antrian
online atau kolektif. Sebab, kanal tersebut dianggap lebih aman karena peserta tidak perlu
bepergian keluar rumah untuk pengambilan JHT.
Namun, bagi peserta yang kesulitan untuk klaim secara online, Agus menegaskan layanan di
kantor cabang sudah dirancang sesuai protokol kesehatan yang berlaku. Dengan metode one
to many, CS BPJAMSOSTEK dan peserta tidak bertatap muka melainkan berkomunikasi via video
call dari komputer.
"Kalaupun tidak tertampung online dan kolektif datang ke kantor kami akan kami layani. Jadi
yang kesulitan (klaim) secara online kami persilahkan datang ke (kantor) cabang BPJS
Ketenagakerjaan," kata Agus.(LHTJ)
158

