Page 293 - e-KLIPING KETENAGAKERJAAN 15 JUNI 2020
P. 293
Ida mengatakan jumlah pekerja terdampak mungkin saja lebih banyak dari data yang dimiliki
oleh Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker), karena masih ada individu terdampak yang
belum melapor ke Kemnaker atau Dinas Ketenagakerjaan di daerah.
Menurut Menaker, baik pekerja maupun pengusaha tidak ingin kondisi seperti sekarang terjadi
akan terus berlanjut. Kondisi Indonesia tidaklah unik, hampir seluruh negara mengalami hal
yang sama ketika pandemi Covid-19 memberikan dampak signifikan kepada perekonomian.
Oleh karena itu, saat ini tengah disiapkan normal baru (new normal) agar masyarakat dapat
melakukan kegiatan produktif sambil tetap awas dengan risiko infeksi Covid-19.
"PSBB (pembatasan sosial berskala besar) belum dicabut, tapi kegiatan sudah mulai disiapkan
untuk masuk pada era adaptasi kondisi normal baru atau new normal ," kata Ida.
Hal itu perlu dilakukan agar kegiatan ekonomi, sosial dan keagamaan masyarakat bisa kembali
bergeliat sambil tetap menjalankan protokol kesehatan sebagai bentuk adaptasi hidup dalam
kondisi pandemi Covid-19 .
Sebelumnya, Kemnaker mencatat 1.792.108 pekerja Indonesia dirumahkan atau terkena PHK
sebagai dampak pandemi Covid-19 (data sampai 27 Mei 2020). Rincian data yang telah
diverifikasi dengan BPJS Ketenagakerjaan itu adalah 1.058.284 pekerja sektor formal
dirumahkan, 380.221 pekerja formal terkena PHK, 318.959 pekerja sektor informal terdampak
Covid-19, 34.179 calon pekerja migran gagal diberangkatkan serta 465 pemagang dipulangkan..
292

