Page 291 - e-KLIPING KETENAGAKERJAAN 15 JUNI 2020
P. 291
Menurut Menaker, baik pekerja maupun pengusaha tidak ingin kondisi seperti sekarang terjadi
akan terus berlanjut. Kondisi Indonesia tidaklah unik, hampir seluruh negara mengalami hal
yang sama ketika pandemi COVID-19 memberikan dampak signifikan kepada perekonomian.
Oleh karena itu, saat ini tengah disiapkan normal baru atau new normal agar masyarakat dapat
melakukan kegiatan produktif sambil tetap awas dengan risiko infeksi COVID-19.
"PSBB atau pembatasan sosial berskala besar belum dicabut, tapi kegiatan sudah mulai
disiapkan untuk masuk pada era adaptasi kondisi normal baru atau new normal ," kata
Menaker.
Hal itu perlu dilakukan agar kegiatan ekonomi, sosial dan keagamaan masyarakat bisa kembali
bergeliat sambil tetap menjalankan protokol kesehatan sebagai bentuk adaptasi hidup dalam
kondisi pandemi COVID-19.
Sebelumnya, Kemnaker mencatat 1.792.108 pekerja Indonesia dirumahkan atau terkena
pemutusan hubungan kerja (PHK) sebagai dampak pandemi COVID-19 (data sampai 27 Mei
2020).
Rincian data yang telah diverifikasi dengan BPJS Ketenagakerjaan itu adalah 1.058.284 pekerja
sektor formal dirumahkan, 380.221 pekerja formal terkena PHK, 318.959 pekerja sektor informal
terdampak COVID-19, 34.179 calon pekerja migran gagal diberangkatkan serta 465 pemagang
dipulangkan.
(ant).
290

