Page 63 - e-KLIPING KETENAGAKERJAAN 05 DESEMBER 2019
P. 63
Mereka berdua hanya bertahan selama tiga hari saja di Jordania. Seorang agen di
Jordan bernama Talat kemudian membawa keduanya ke Kairo, Mesir .
"Adapun Nunung Nuraeni (Kakaknya Makpiyah ) kerja 3 tahun langsung pulang,
sedangkan adik hampir 12 tahun tidak bisa pulang, karena majikan selalu menahan
kepulangannya," ujarnya.
Disampaikan Juwarih, mengetahui anaknya tidak bisa pulang, Maknun kemudian
berusaha mendatangi PT Cemerlang Abadi baik yang di Indramayu maupun yang di
Jakarta.
Namun, saat dikunjungi Perusahaan Jasa Tenaga Kerja Indonesia (PJTKI) tersebut
sudah tutup.
Tidak hanya itu, pihak keluarga juga sudah berusaha mencari pertolongan demi
memulangkan Makpiyah dengan mengadu ke Balai Pelayanan Penempatan dan
Perlindungan Tenaga Kerja Indonesia ( BP3TKI) Ciracas pada Desember 2014.
"Bukti aduannya itu nomor : ADU/2014.12/003 924. Namun belum juga
membuahkan hasil," ujarnya.
Juwarih menambahkan, pihaknya akan segera menindaklanjuti aduan dari pihak
keluarga Makpiyah .
SBMI Kabupaten Indramayu akan meneruskan aduan secara tertulis ke KBRI
Mesir , Direktur Perlindungan WNI dan BHI Kementerian Luar Negeri RI,
Kementerian Ketenagakerjaan RI, dan BNP2TKI.
"Semoga saja dalam waktu dekat pihak pemerintah melalui perwakilannya di Kairo,
Mesir dapat menindaklanjuti aduan dari kami, sehingga Makpiyah bisa dipulangkan
dengan membawa haknya," ujarnya.
Page 62 of 96.

