Page 298 - KLIPING KETENAGAKERJAAN 30 NOVEMBER 2021
P. 298
Judul Di Depan Buruh, Anies Baswedan Sebut UMP 2022 Tidak Cocok untuk
Jakarta
Nama Media pikiran-rakyat.com
Newstrend Upah Minimum 2022
Halaman/URL https://www.pikiran-rakyat.com/nasional/pr-013122624/di-depan-
buruh-anies-baswedan-sebut-ump-2022-tidak-cocok-untuk-jakarta
Jurnalis Amir Faisol
Tanggal 2021-11-29 15:22:00
Ukuran 0
Warna Warna
AD Value Rp 17.500.000
News Value Rp 52.500.000
Kategori Ditjen PHI & Jamsos
Layanan Korporasi
Sentimen Negatif
Ringkasan
Gubernur Anies Baswedan menyampaikan formula UMP (Upah Minimum Provinsi) tahun 2022
yang telah ditetapkan Kementerian Ketenagakerjaan tidak cocok untuk diterapkan di Jakarta.
Hal itu disampaikan Anies Baswedan saat menemui buruh yang menuntut revisi UMP 2022 di
depan Balai Kota Jakarta, Senin, 29 November 2021.
DI DEPAN BURUH, ANIES BASWEDAN SEBUT UMP 2022 TIDAK COCOK UNTUK
JAKARTA
- Gubernur Anies Baswedan menyampaikan formula UMP (Upah Minimum Provinsi) tahun 2022
yang telah ditetapkan Kementerian Ketenagakerjaan tidak cocok untuk diterapkan di Jakarta.
Hal itu disampaikan Anies Baswedan saat menemui buruh yang menuntut revisi UMP 2022 di
depan Balai Kota Jakarta, Senin, 29 November 2021.
"Kita mengatakan formula ini tidak cocok untuk diterapkan di Jakarta. Formula ini kalau
diterapkan di Jakarta tidak sesuai," katanya.
Oleh karna itu, kata dia dirinya mengirimkan surat kepada Menteri Ketenagakerjaan pada tanggal
22 November 2021 yang lalu untuk meminta peninjauan kembali formula UMP 2022 agar dapat
memberikan rasa keadilan.
Upaya ini, Anies Baswedan mengklaim, dirinya berkeinginan agar ada keadilan baik untuk buruh
dan pengusaha.
"Kita berkeinginan agar di Jakarta baik buruh maupun pengusaha merasakan keadilan," ujarnya.
Lebih jauh, Anies Baswedan tidak menampik bahwa saat ini sejumlah sektor ekonomi belum
mengalami pemulihan yang signifikan.
Hanya beberapa sektor yang saat ini mulai tumbuh, misalnya sektor kesehatan.
297

