Page 395 - KLIPING KETENAGAKERJAAN 30 NOVEMBER 2021
P. 395

ORASI DI TENGAH DEMO BURUH, ANIES PROTES SOAL UMP KE KEMENAKER: ADIL
              ITU HARUS SEMUANYA
              Suara.com  -  Gubernur DKI  Jakarta  Anies  Baswedan  menemui  massa buruh  yang melakukan
              demonstrasi soal Upah Minimum Provinsi (UMP) di depan Balai Kota DKI Jakarta. Di depan massa
              aksi, Anies berorasi untuk menyampaikan sejumlah keterangan. Anies mengakui penentuan UMP
              adalah  salah  satu  masalah  yang  ia  perhatikan  belakangan  ini.  Ia  mengaku  juga  ingin
              menyejahterakan buruh seperti yang mereka tuntut selama ini.

              "Saya sudah dengar apa yang tadi disampaikan. Kita sudah bertemu berkali-kali dan kita ingin
              agar  semua  yang  di  Jakarta  bisa  merasakan  kesejahteraan  termasuk  buruh.  Kami  pun
              pandangan yang sama, teman-teman," ujar Anies di depan buruh, Senin (29/11/2021).

              Mantan Mendikbud ini pun mengakui memang Peraturan Pemerintah (PP) nomor 36 tahun 2021
              tentang  pengupahan  menyulitkan  para  buruh.  Pasalnya,  nilai  UMP  disebutnya  hanya  bisa
              dinaikan sedikit saja. DKI Jakarta pun hanya menaikan UMP sebesar 3,6 persen atau Rp38 ribu
              saja. Artinya UMP DKI 2022 ditetapkan di angka Rp4.452.724.

              "Bila diterpakan di Jakarta maka buruh hanya mengalami kenaikan sebesar Rp 38 ribu. Kami
              melihat angka ini amat kecil dibandingkan tahun-tahun sebelumnya," katanya.

              Surat yang disampaikan Anies ke Kemenaker adalah soal formula penetapan UMP yang dibuat
              tidak sesuai untuk Jakarta. Ibu kota disebutnya mampu menaikan UMP lebih tinggi dari aturan
              Kemenaker.

              "Kami  bersurat  ke  Kemenaker.  Kami  mengatakan  formula  tidak  cocok  untuk  diterapkan  di
              Jakarta. Formula ini kalau di Jakarta tidak sesuai," tuturnya.

              Saat ini, kata Anies, surat tersebut sedang dibahas. Ia berharap setelah ini akan ada revisi untuk
              penentuan UMP di Jakarta dan nilainya bisa dinaikan.

              "Kami sedang fase pembahasan. Kami berkeinginan agar di Jakarta baik buruh dan pengusaha
              merasakan keadilan. Kan adil itu harus semuanya," pungkasnya.



































                                                           394
   390   391   392   393   394   395   396   397   398   399   400