Page 391 - KLIPING KETENAGAKERJAAN 30 NOVEMBER 2021
P. 391
"Kami melihat angka ini amat kecil dibandingkan tahun tahun sebelumnya. 2021 tahun ini
kenaikannya 3,2 persen, tahun tahun sebelumnya 8,2 8,7 8,0 8,5. Tapi 2022 hanya 0,85 persen,
kami pun berpandangan ini angka terlalu kecil untuk buruh di Jakarta," kata Anies di lokasi
demonstrasi buruh depan Gedung Balai Kota DKI Jakarta, Senin (29/11/2021).
Ia pun mengakui sudah bersurat ke Kementerian Ketenagakerjaan (Kemenaker) RI pada minggu
lalu.
Dalam surat itu, mantan Menteri Pendidikan itu mengatakan bahwa formula penetapan UMP
tidak sesuai diterapkan untuk buruh di wilayahnya.
"Formula ini kalau di Jakarta tidak sesuai. Karena itu kita mengirimkan surat sesuai prosedur
bahwa formula harus memberikan rasa keadilan. Kita berkeinginan agar di Jakarta baik buruh
dan pengusaha merasakan keadilan," ucapnya.
Sebelumnya diberitakan, aksi demonstrasi kembali digelar oleh ratusan buruh dari berbagai
elemen di depan Gedung Balai Kota DKI Jakarta guna menolak penetapan upah mininum provinsi
(ump) oleh Pemerintah Provinsi DKI Jakarta.
Presiden Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI) Said Iqbal mengatakan, pihaknya akan
menuntut Gubernur Anies Baswedan untuk mencabut Surat Ketetapan (SK) terkait UMP yang
belum lama ini dikeluarkan.
"Kami berkeyakinan Gubernur Anies akan menangguhkan penetapan UMP. Anies akan
mempertimbangkan hal itu. Kami membuat legal opinion akan diserahkan hari ini," kata Said
Iqbal, Senin (29/11/2021). (cr-05).
390

