Page 389 - KLIPING KETENAGAKERJAAN 30 NOVEMBER 2021
P. 389

Judul               Anies: PP 36/2021 Tak Cocok Diterapkan di Jakarta
                Nama Media          cnnindonesia.com
                Newstrend           Upah Minimum 2022
                Halaman/URL         https://www.cnnindonesia.com/nasional/20211129140857-32-
                                    727422/anies-pp-36-2021-tak-cocok-diterapkan-di-jakarta
                Jurnalis            Senin, 29 Nov 2021 14:19 WIB
                Tanggal             2021-11-29 14:19:00
                Ukuran              0
                Warna               Warna
                AD Value            Rp 17.500.000
                News Value          Rp 52.500.000
                Kategori            Ditjen PHI & Jamsos
                Layanan             Korporasi
                Sentimen            Negatif

              Ringkasan

              Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan mengatakan formula penetapan Upah Minimum Provinsi
              (UMP)  yang  tertuang  dalam  Peraturan  Pemerintah  (PP)  Nomor  36  Tahun  2021  tentang
              Pengupahan tidak cocok diterapkan di Jakarta. PP 36/2021 merupakan aturan turunan Undang-
              undang Nomor 11 Tahun 2020 tentang Cipta Kerja.



              ANIES: PP 36/2021 TAK COCOK DITERAPKAN DI JAKARTA

              Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan mengatakan formula penetapan Upah Minimum Provinsi
              (UMP)  yang  tertuang  dalam  Peraturan  Pemerintah  (PP)  Nomor  36  Tahun  2021  tentang
              Pengupahan tidak cocok diterapkan di Jakarta. PP 36/2021 merupakan aturan turunan Undang-
              undang Nomor 11 Tahun 2020 tentang Cipta Kerja.

              Anies menyebut dengan memakai formula dalam PP 36/2021, kenaikan UMP di Jakarta hanya
              sekitar  0,8  persen  atau  sekitar  Rp38.000.  Menurutnya,  kenaikan  tersebut  sangat  kecil  jika
              dibandingkan dengan tahun-tahun sebelumnya.

              "Kita  mengatakan  formula  ini  tidak  cocok  untuk  diterapkan  di  Jakarta.  Formula  ini  kalau
              diterapkan di Jakarta tidak sesuai," kata Anies saat menemui massa buruh, di depan Balai Kota
              Jakarta, Senin (29/11).

              Atas dasar itu, Anies mengatakan pihaknya pun bersurat ke Menteri Tenaga Kerja Ida Fauziyah.
              Menurutnya, formula yang digunakan dalam menghitung UMP harus memenuhi asas keadilan.

              "Jadi  itu  sudah  kami  kirimkan  (surat)  dan  sekarang  kita  sedang  fase  pembahasan,  kita
              berkeinginan agar di Jakarta baik buruh maupun pengusaha merasakan keadilan," katanya.

              Sebelumnya, massa buruh yang tergabung dalam KSPI demonstrasi di depan Balai Kota Jakarta,
              Senin (29/11). Mereka meminta Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan mencabut SK penetapan
              UMP 2022.
              Di  sela-sela  aksi,  beberapa  perwakilan  buruh  sempat  menemui  Anies  di  Balai  Kota.  Usai
              pertemuan itu, Anies mendatangi massa yang berada di depan Balai Kota.


                                                           388
   384   385   386   387   388   389   390   391   392   393   394