Page 390 - KLIPING KETENAGAKERJAAN 30 NOVEMBER 2021
P. 390

Judul               Anies Sampaikan Poin Krusial saat Temui Massa Buruh Tolak
                                    Penetapan UMP DKI Tahun 2022
                Nama Media          poskota.co.id
                Newstrend           Upah Minimum 2022
                Halaman/URL         https://poskota.co.id/2021/11/29/anies-sampaikan-poin-krusial-saat-
                                    temui-massa-buruh-tolak-penetapan-ump-dki-tahun-2022
                Jurnalis            Trias Haprimita
                Tanggal             2021-11-29 14:18:00
                Ukuran              0
                Warna               Warna
                AD Value            Rp 10.000.000
                News Value          Rp 30.000.000
                Kategori            Ditjen PHI & Jamsos
                Layanan             Korporasi
                Sentimen            Negatif

              Narasumber

              negative  -  Anies  Baswedan  (Gubernur  Dki  Jakarta)  Kami  melihat  angka  ini  amat  kecil
              dibandingkan tahun tahun sebelumnya. 2021 tahun ini kenaikannya 3,2 persen, tahun tahun
              sebelumnya 8,2 8,7 8,0 8,5. Tapi 2022 hanya 0,85 persen, kami pun berpandangan ini angka
              terlalu kecil untuk buruh di Jakarta

              negative - Anies Baswedan (Gubernur Dki Jakarta) Formula ini kalau di Jakarta tidak sesuai.
              Karena  itu  kita  mengirimkan  surat  sesuai  prosedur  bahwa  formula  harus  memberikan  rasa
              keadilan. Kita berkeinginan agar di Jakarta baik buruh dan pengusaha merasakan keadilan

              neutral - Said Iqbal (Presiden KSPI) Kami berkeyakinan Gubernur Anies akan menangguhkan
              penetapan  UMP.  Anies  akan  mempertimbangkan  hal  itu.  Kami  membuat  legal  opinion  akan
              diserahkan hari ini



              Ringkasan

              Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan mengakui kenaikan Upah Minimum Provinsi (UMP) tahun
              2022 di Ibu Kota sebesar 0,85 persen memang terlampau kecil dan tidak sesuai diterapkan untuk
              buruh. Hal itu ia sampaikan di tengah tengah massa aksi buruh pasca melakukan pertemuan
              dengan perwakilan buruh membahas penolakan kenaikan UMP tahun 2022.



              ANIES SAMPAIKAN POIN KRUSIAL SAAT TEMUI MASSA BURUH TOLAK PENETAPAN
              UMP DKI TAHUN 2022

              JAKARTA, POSKOTA.CO.ID - Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan mengakui kenaikan Upah
              Minimum Provinsi (UMP) tahun 2022 di Ibu Kota sebesar 0,85 persen memang terlampau kecil
              dan tidak sesuai diterapkan untuk buruh.
              Hal itu ia sampaikan di tengah tengah massa aksi buruh pasca melakukan pertemuan dengan
              perwakilan buruh membahas penolakan kenaikan UMP tahun 2022.


                                                           389
   385   386   387   388   389   390   391   392   393   394   395